Kabag Humas Terima Laporan, Satu Peserta Lelang Kepsek Diduga menggunakan narkoba

0
2

MAKASSAR — Salah satu peserta yang mengikuti lelang terbuka jabatan kepala sekolah dilaporkan telah menggunakan narkoba dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto diminta menggugurkannya.

“Ada laporan warga yang masuk melalui sambungan hotline pengaduan Humas Pemkot Makassar menyebut ada calon kepsek itu memakai narkoba,” ujar Kabag Humas Pemkot Makassar Firman Pagarra di Makassar, Senin.

Dia mengatakan, peserta lelang jabatan calon kepala sekolah itu yang dinyatakan lulus pada uji kompetensi, berhak untuk maju lagi mengikuti ujian lainnya.

Mengenai laporan warga melalui pesan singkat (SMS) itu tetap akan disimpan dan dicatat untuk kemudian ditindaklanjuti kebenarannya. Namun, laporan itu tidak langsung menganulir peserta yang tertuduh.

“Kita sudah catat semua data-data yang dilaporkan serta yang mengirim pesan singkat itu. Nanti ditindaklanjuti kebenarannya. Jangan sampai ini hanya SMS iseng dan itu tidak ditahu sebelum didalami,” katanya.

Firman mengaku jika pihaknya tidak ingin membeberkan identitas peserta lelang jabatan kepala sekolah yang dituduh itu. Begitu sebaliknya dengan pengirimnya akan dirahasiakan.

Diketahui, calon kepala sekolah yang lulus tes ini akan memperebutkan 367 jabatan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), 44 jabatan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), 22 jabatan kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) sebanyak 9 sekolah.

Berdasarkan data, lelang jabatan kepala sekolah hanya diikuti 961 calon kepala sekolah dari jumlah 1.385 dan 437 sisanya dinyatakan gugur karena tidak mengambil kartu ujian.

Jumlah peserta calon kepala sekolah seharusnya hanya 948 orang karena 437 sudah dinyatakan gugur lebih awal sebelum mengikuti tes.

Namun di detik-detik terakhir sebelum pelaksanaan tes tertulis dilangsungkan di dua sekolah berbeda yakni di SMA Negeri 16 dan SMP Negeri 2 Jalan Amanagappa Makassar itu, ada tambahan peserta sebanyak 13 orang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here