Program Bedah Rumah Sarat Kepentingan

0
25
PAREPARE‎—-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyikapi persoalan proses penyaluran anggaran proyek perbaikan rumah keluarga miskin (bedah rumah), tahun anggaran 2015.
Anggota Komisi II DPRD, Andi Fudail, menyebutkan adanya dugaan penyimpangan pada proses penyaluaran anggaran yang dikelola oleh Kantor badan pemberdayaan masyarakat keluarahan (BPMK), tersebut.
“Sebagian warga menyampaikan langsung kekami, rupanya mereka layak menerima manfaat bantuan itu malah tidak diakomodir oleh instansi terkait,”terang Andi Fudail. di gedung Dewan belum lama ini.
          Berdasarkan data yang diperoleh dari BPMK beberapa waktu lalu, menurut Andi Fudail,  pihaknya tidak meyakini sejumlah nama penerima bantuan tersebut akurat‎. Dia bahkan menduga adanya data fiktif, dan peran dan penharuh kepentingan lebih kental.
          “Dari hasil reses kami, banyak warga pantas diberikan manfaat bantuan bedah rumah itu, tetapi tidak diakomodir, Sehingga kata dia, pihaknya berencana memanggil Kepala Badan BPMK Abdul Latif, untuk menjelaskan persoalan tersebut. Dia juga mendukung jika persoalan itu ditangani oleh aparat hukum, Tantang Anggota DPRD ini.
           Sementara Abdul Latif sendiri ‎membantah adanya penyimpangan yang terjadi dalam proses penyaluran dana proyek senilai Rp, 700 Jt lebih tersebut. Dia berdalih, pihaknya telah bekerja secara profesional dalam mengelola anggaran itu.
           “Kita sudah sesuai dengan mekanisme. Jadi prosesnya itu, kita menerima usulan dari pihak Kelurahan lalu kita verifikasi,”katanya.(Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here