Budi Revianto Kencangkan ‘Mesin’ Pelindo IV

1
112

MAKASSAR — Direktur Keuangan Pelindo IV Budi Revianto tidak main-main dalam mendorong Pelabuhan IV Makassar. Targetnya, pelabuhan yang berada di kawasan timur ini terus bisa menunjukkan kinerja terbaik. Tahun 2017 PT Pelindo IV (Persero) optimistis akan menerbitkan surat hutang jangka panjang atau obligasi tahap awal sebesar Rp4 triliun.

Direktur Keuangan Pelindo IV Budi Revianto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan, di antaranya melengkapi berbagai dokumen yang dibutuhkan serta kontinyu melakukan diskusi dengan beberapa penjamin pelaksana emisi atau underwriter.

“Saat ini baru tiga underwriter yang melakukan sosialisasi kepada kami, yaitu pertama CIMB Niaga Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan PT Danareksa (Persero. Dari ketiganya, kami belum menentukan sekuritas mana yang nantinya akan menjadi underwriter kami saat menerbitkan obligasi,” jelas Budi di sela-sela Workshop Persiapan Penerbitan Obligasi Pelindo IV yang diprakarsai PT Danareksa (Persero) dan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Selasa (19/4/2016).

Menurutnya, salah satu persiapan yang juga akan dilakukan pihaknya adalah melakukan beauty contest bagi para underwriter yang berminat menjadi penjamin emisi Pelindo IV kelak. Dia menuturkan, beauty contest tersebut rencananya dilaksanakan pada triwulan IV/2016 dan pihaknya masih membuka pintu selebar-lebarnya bagi perusahaan sekuritas yang juga berminat menjadi underwriter.

Pihaknya juga lanjut dia, tidak akan membatasi jumlah perusahaan sekuritas yang berminat menjadi penjamin emisi dan ingin mengikuti beauty contest tersebut.

Lebih lanjut Budi mengungkapkan, obligasi tahap awal yang akan diterbitkan pada sekitar akhir semester I/2017 atau awal semester II tahun depan, direncanakan memiliki jangka waktu atau tenor selama 7 hingga 10 tahun.

Dana obligasi yang terkumpul nantinya, akan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek pengembangan pelabuhan kelolaan di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Pelindo IV memiliki wilayah yang cukup luas, ada sekitar 24 cabang yang tersebar di KTI. Untuk pengembangan cabang-cabang yang ada, kami tentu membutuhkan anggaran yang jumlahnya tidak sedikit. Oleh sebab itu, kami berencana melepas obligasi sebagai salah satu instrumen keuangan,” tuturnya.

Sejauh ini tambah Budi, Pelindo IV telah mengantongi peringkat idAA dari PT Pefindo dengan prospek stabil. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here