Mdddd… Enam Guru Gadungan di Pangkep Ditangkap Gelapkan Dana Rp600 Juta

0
6

PANGKEP — Enam Guru palsu berani melakukan pencairan uang sebesar Rp600 juta rupiah yang bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tumampua, Kabupaten Pangkep.

Keenam guru palsu tersebut masing-masing, Masniah, Hudriah, Nelly, Jufri, Nurhayana dan Muliyati. Bermodalkan SK pegawai, mereka diberikan pinjaman uang masing-masing Rp 100 juta.

Kuat dugaan BRI Unit Tumuampua memuluskan uang kredit kepegawaian pada tahun 2015 kepada 6 orang yang mengaku sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri Pasui Bungoro, Pangkep. Provinsi Sulawesi Selatan

Kasus ini diketahui setelah pihak sekolah diperiksa oleh tim audit BRI cabang Pangkep karena pembayaran angsuran kredit itu macet. Keenam orang yang mendapatkan pinjaman hanya melakukan pemembayar selama 5 bulan.

Kepala Sekolah SDN 11 Pasui Bungoro, Pangkep, Marwah saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan keenam orang yang dimaksud bukan guru di sekolahnya.

“Saya juga heran kok pihak BRI mau meloloskan berkasnya, sementara seluruh dokumen yang diajukan untuk bermohon kredit itu tidak benar. Harusnya kan dari awal ditolak bukan diloloskan,” kata Marwah. Jumat, (22/4/2016)

Masniah dan Hudriah mencairkan uang kredit pada bulan September 2015. Lalu Nelly dan Jufri mencairkan pinjaman kredit pada bulan November 2015 serta Nurhayana dan Muliyati mencairkan pinjaman kredit pada bulan Januari 2016. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here