Pakai Baju Palu Arit, Pemuda Takalar Ini Diamankan Intelijen TNI

0
3

TAKALARTiga orang pemuda terpaksa diboyong ke Kantor Kodim 1426 Takalar, setelah satu di antara mereka secara tidak langsung kedapatan memakai baju berwarna merah dengan logo paru arit, Kamis (5/5/2016) malam.

Seperti dikutip dari salah satu media online, adalah AF (22) seorang warga  Desa Bontoloe, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, si pemuda berbaju palu arit yang dimaksud. Sebelumnya ia berselfie-selfie di Lapangan Makkattang Karaeng Sibali dengan memamerkan palu aritnya.

Tak lama berselang, Anggota Intel Yonif Kodim 726 Takalar, Serka Ryckye Rahman pun melintas. Ia kemudian melihat baju mencolok yang dikenakan AF. Ryckye pun kemudian berkoordinasi Serka Syamsuddin.

Setelahnya, kedua tentara ini pun membuntuti AF dan rekan-rekannya, untuk mengetahui asal muasal baju tiu. Tepat di depan RSUD Padjonga Dg Ngalle, Takalar, ketiga pemuda ini disetop dan digelandang ke Mako Kodim 1426. Ketiagnya langsung diperiksa di Ruang Staf Intel Kodim 1426.

“Saya langsung panggil teman saya, Serka Syamsuddin untuk mengintrogasi AF di depan RSUD Padjonga,” beber Serka Ryckye. Sampai berita ini diturunkan, Staf Kodim 1426 Takalar masih meminta keterangan dari AF. Pemeriksaan sejak pukul 18.45 Wita tadi.

Ini Pengakuan AF Soal Baju Palu Arit Miliknya

AF akhirnya buka mulut soal kaos bergambar palu arit yang dipakainya. Gara-gara kaos itu, pemuda 22 tahun warga Takalar ini diciduk aparat TNI ke Kantor Kodim 1426 Takalar, Kamis (5/5/2016) semalam. Kepada pemeriksa, AF mengaku tak tahu menahu soal lambang palu arit. Pun soal larangan mengenakan atribut dari partai komunis tersebut.

“Selama ini saya pakai biasa-biasa saja. Saya tidak tahu pak kalau itu dilarang,” tuturnya di hadapan petugas, semalam. AF juga sama sekali tak tahu makna dari palu arit itu. Meski ternyata diketahui, AF pernah mengenyam bangku kuliah. Selama delapan semester, AF kuliah di Unismuh Fakultas Pertanian Jurusan Budidaya Perairan. Namun, AF tak menyelesaikan studinya.

Soal asal muasal bajunya itu, AF mengaku pemberian kakaknya FB yang saat ini tinggal di Jalan Batua Raya, Makassar. “Baju itu sudah satu tahun saya miliki,” terangnya.

Sementara itu Dan Unit Intel Kodim 1426 Takalar mengatakan, untuk sementara waktu AF dan kedua rekannya yang diamankan masih akan dimintai keterangan. “Kemudian kita serahkan ke pihak Polres untuk ditindaklanjuti,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, AF kedapatan memakai baju berwarna merah dengan logo paru arit. Ia berselfie-selfie di Lapangan Makkattang Karaeng Sibali dengan memamerkan baju itu. Tak lama berselang, Anggota Intel Yonif Kodim 726 Takalar, Serka Ryckye Rahman pun melintas. Ia kemudian melihat baju mencolok yang dikenakan AF.

Ryckye pun kemudian berkoordinasi Serka Syamsuddin. Setelahnya, kedua tentara ini pun menjajaki asal muasal baju AF di depan RSUD Padjonga Dg Ngalle, yang berujung pengamanan di Ruang Staf Intel Kodim 1426. “Saya langsung panggil teman saya, Serka Syamsuddin untuk menginterogasi AF di depan RSUD Padjonga,” beber Serka Ryckye. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here