Siap-siap Bakal ada yang Diperiksa… Kejaksaan Telisik Proyek Pengadaan Brosur Kominfo Makassar Senilai Rp 2 Miliar

0
39

MAKASSAR — Kejaksaan Negeri Makassar menelisik proyek pengadaan brosur senilai Rp 2 miliar dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar yang diduga terjadi penyimpangan dalam pengadaannya.

“Kita sudah ajukan ke Kajari, kalau ada perintah untuk mengusutnya pasti kita lakukan,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar Andi Fajar Anugerah Setiawan di Makassar, Selasa kemarin.

Dia mengatakan, penyelidikan kasus pengadaan brosur dari Dinas Kominfo Makassar itu dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat mengenai anggarannya yang sangat besar.

Andi Fajar mengaku jika pengadaan brosur di Dinas Kominfo pada tahun 2015 lalu itu, merupakan program Pemerintah Kota Makassar. Hanya saja, dana senilai Rp2 miliar itu dinilai mubasir karena program dijalankan tidak dengan maksimal.

“Nilainya yang besar itu yang membuat sejumlah masyarakat melakukan monitoring dan laporan-laporan yang diterima juga sebelum diajukan ke pimpinan terlebih dahulu dilakukan telaah,” katanya.

Andi Fajar mengungkapkan, pada 2015, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto telah meminta Kominfo mencetak lebih dari 500 ribu lembar brosur untuk disebar dan ditempel di 500 rumah sebagai petunjuk bagi warga untuk layanan.

Di dalam brosur terpadu itu, isinya penjelasan kemudahan mendapatkan layanan pemerintah. Namun, brosur yang dicetak dan ditempelkan tidak sesuai dengan keinginan wali kota.

“Dalam laporan itu, isi brosur terpadu yang dicetak sekadar sosialisasi program, serta tidak ada petunjuk atas layanan Pemkot Makassar sesuai keinginan wali kota,” jelasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here