Proses Hukum ‘Gendang Dua’ Masuk Babak Baru, Kejari Periksa 14 Camat se Makassar, Walikota Justru Heran

0
41

MAKASSAR – Proyek pengadaan tempat sampah atau gendang dua untuk mendukung program Makassar ta’ Tidak Rantasa’ (MTR) memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar memeriksa 14 camat se-Kota Makassar. Proyek pengadaan dan kehadiran tempat sampah atau biasa disebut gendang dua ini menuai banyak sorotan public. Itu karena, anggarannya yang dinilia cukup besar Rp 2,6 miliar, namun tidak berjalan dengan baik.

Sebaliknya, langkah Kejari Makassar mengusut kasus gendang dua ini justru membuat heran Walikota Makassar Danny Pomanto. Keheranan Danny Pomanto terkait pemeriksaan 14 camatnya dikarenakan proyek tempat sampah gendang dua hanya masalah kecil.

“Yang saya heran ini, yang kecil-kecil begini kok diminati. Sementara yang besar-besar kenapa tidak pernah diminati,” ujar Danny Pomanto saat ditemui usai membuka acara Lomba Kelurahan Terpadu di Kelurahan Kapasa Kecamatan Tamalanrea Makassar, Senin (23/5/2016).

Danny Pomanto mengungkapkan, seharusnya Kejari Makassar fokus kasus korupsi besar di Makassar. “Bagaimana? Apa maksudnya (pemeriksaan camat)? Saya jadi aneh juga,” kata Danny Pomanto.

Meski mengaku heran, lanjut Danny Pomanto, pemeriksaan 14 camat terkait program tempat sampah gendang dua, dirinya tidak mempermasalahkan pemeriksaan tersebut.

“Tidak apa-apa. Jadi kita serahkan saja ke hukum. Saya pikir ini menarik, supaya ditahu seperti apa nanti. Diperiksa itu kan bagian dari proses hukum,” tutur Danny Pomanto, (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here