DPRD : PDAM Lebih Baik Fokus Layani Masyarakat, Bukan Pikirkan Bagi-bagi Keuntungan Jasa Produksi

0
3

MAKASSAR — Bukannya terus berupaya fokus membenahi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, PDAM Makassar justru berpikir akan membagi-bagi pencairan uang jasa produksi (jaspro). Ketua Komisi B bidang Ekonomi dan Pendapatan Daerah DPRD Makassar, Amar Bustanul menegaskan, anggaran tersebut lebih baik dialihkan kepada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukan di bagi-bagi kepada karyawan.

Jaspro atau bonus keuntungan PDAM Makassar tidak tanggung-tanggung mencapai Rp 6 miliar. “Saya berharap kepada Direksi PDAM yang baru dilantik, tunjukkanlah kepedulian kepada masyarakat. Masih banyak warga butuh air bersih, bukan bagaimana memikirkan caranya membagi-bagi uang jasa produksi itu,” tandasnya.

Hal tersebut diungkapkan Amar Bustanul saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Perusahaan Daerah Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar di Ruang Banggar DPRD Makassar, Senin (6/6/2016).

Menurut Bustanul, masalah air bersih, masih banyak menjadi keluhan, khususnya bagi masyarakat pesisir harusnya menjadi perhatian PDAM kota Makassar, sebagai wujud perhatian atas perbaikan layanan, maka mereka perlu mendapatkan perhatian

“Harusnya juga keuntungan itu diperuntukan untuk membangun instalasi di daerah yang memerlukan air. Dari pada hanya di bagi kepentingan direksi yang di gaji yang notabenenya gajinya sudah sangat luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu anggota komisi B dari fraksi Demokrat, Badsir mengatakan hal senada. Ini juga terkait juga dengan komitmen direksi baru pada saat lelang jabatan. Apalagi problem air bersih untuk masyarakat pinggiran.

“Kalau saya sendiri, soal bagi-bagi keuntungan tersebut, terserah. Asalkan pelayanan air sudah terpenuhi keseluruh masyarakat, ujarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here