Pelindo Makassar Beri Penjelasan Terkait Penumpang Batal Berangkat

0
16

MAKASSAR — Dibatalkannya keberangkatan penumpang KM. Tilongkabila menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Makassar turut membantu PT. Pelni memberikan pelayanan ekstra.

GM Pelindo IV Makassar Josep Benny Rohy mengatakan, kondisi ini diakibatkan terjadinya lonjakan penjualan tiket yang dilakukan oleh agen penjualan tiket. Di mana sebenarnya sudah ditutup penjualan untuk tanggal 15 Juni 2016 lalu.

“Kemudian oleh travel tersebut masih melakukan penjualan tanpa di kontrol oleh PT. Pelni,” ujarnya di ruang kerjanya. Kamis, 16 Juni 2016.

Akibatnya, kurang lebih 2460 orang, ditambah dengan lanjutan penumpang yang masih ada di kapal kurang lebih 553 sehingga total kurang lebih 3000 orang. Dimana kapasitas KM Tilongkabila hanya bisa menampung 1700 orang saja, sehingga terjadi kelebihan kapasitas penumpang di Tilongkabila.

“Jadi dari aturan memang oleh Syahbandar. Apabila terjadi over capasity, pihak Syahbandar tidak akan mengambil resiko untuk keselamatan penumpang karena pelanggaran. Sehingga kapal ini tidak diberangkatkan untuk berlayar,” terang Josep.

Dari hal inilah PT. Pelindo kemudian membantu PT. Pelni untuk menyediakan pelayanan berupa memberikan fasilitas bagi penumpang guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tentunya kami menyiapkan. Sarana untuk menampung mereka di terminal lantai satu, memfasilitas kenyamanan dengan menambahkan cooler agar elbih sejuk tempatnya, telah disiapkan carger, kami memberi air mineral gratis,” katanya.

Adapun antisipasi yang dilakukan di antaranya melakukan penepatan. “Artinya penumpang belum siap untuk diberangkatkan pada saat itu. Akan diumumkan kalau mereka tidak berangkat. Cuma konsekuensinya mereka tidurnya dimana-mana, makanya kami menyediakan pelayanan ekstra sebagai gantinya,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here