Atasi Bencana, BPBD Luwu Utara Siapkan Tim Reaksi Cepat Bantu Warga

0
54

LUWU UTARA, CNEWS –— Sejumlah relawan disiapkan untuk memantau, melaporkan dan mengantisipasi sementara bencana yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara.Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) daerah ini sudah merekrut relawan-relawan yang disiapkan untuk segera meluncur bila terjadi bencana. Mereka merupakan warga setempat yang diharapkan bisa menjadi garda terdepan ketika terjadi bencana.

“Bagian dari tindakan cepat kami. Kalau terjadi bencana, relawan-relawan yang ada ini diharapkan bertindak cepat, melaporkan kepada kami dengan cepat, lebih jauhnya bisa menanggulangi sementara efek dari bencana yang terjadi sebelum datang pertolongan lanjutan,” ujar kabid penanganan darurat dan logistrik BPBD Kabupaten Luwu Utara Irwan ST, MSi kepada celebesnews, Senin (20/06/2016).

Menurut Irwan, tim relawan yang dinamai Tim Reaksi Cepat itu adalah mereka yang sudah terlatih untuk menangani kebencanaan. Perpindahan musim dari kemarau panjang ke musim penghujan sangat berpotensi longsor. Tanah labil yang kering dalam waktu lama akan dengan cepat merespon air hujan dan terjadi pergerakan tanah.

“Kami waspadai setiap potensi, baik itu longsor atau bencana apa saja. Termasuk pencegahannya,” ujar Irwan.

Saat ini BPBD Luwu Utara telah mempunyai tenaga reaksi cepat sebanyak 8 orang yang disiapkan siaga selalu. Keberadaan tenaga tersebut menjadi andalan agar keinginan quick respon bisa dilaksanakan dengan cepat apabila terjadi musibah bencana ataupun adanya laporan dari masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Luwu Utara, Mulawarman Rasyid SH menambahkan, keberadaan tim reaksi cepat ini selalu siaga penuh menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi antara lain longsor, banjir, puting beliung dan kebakaran yang selama ini biasa terjadi di Luwu Utara.

“Kesiapsiagaan kami intensifkan selama 24 jam, menyusul perkiraan cuaca yang kurang menentu belakangan ini,” katanya.

Di Kabupaten Luwu Utara potensi terjadi banjir terdapat pada enam kecamatan, seperti di Sabbang, Baebunta, Malangke, Malangke Barat, Pappedeceng dan Sukamaju yang tersebar pada sejumlah desa masing-masing.

“Kami juga turut bersyukur perhatian pemerintah pusat atas peristiwa sejumlah kejadian banjir di Luwu Utara telah mendapat perhatian berupa bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir dan puting beliung,” tutupnya. (frans)

,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here