TPKM Optimalkan Layanan Jelang Lebaran, Arus Peti Kemas Alami Kenaikan

0
1

MAKASSAR, CELEBESNEWS — Terminal Petikemas Makassar (TPKM) yang berada di bawah kendali PT Pelabuhan Indonesia IV mengalami peningkatan arus petikemas menjelang lebaran tahun ini.

General Manager TPKM Pelindo IV Makassar, H. Abdul Azis SE, MM menyebutkan peningkatan ini mesti tidak begitu signifikan, namun khusus menjelang lebaran kali ini peningkatan atus peti peti kemas diperkirakan 5-6 %, dengan rute Surabaya dan Jakarta serta Makassar ke Papua atau secara khusus wilayah timur Indonesia.

Menurut Abdul AzisĀ  meningkatnya arus barang ini karena adanya lonjakan pengiriman logistik menjelang masa Lebaran. Selain itu, situasi dan kondisi di tahun ini tentu berbeda bila dibandingkan dengan situasi dan kondisi perekonomian di tahun sebelumnya yang tercatat belum begitu baik.

Selain adanya peningkatan arus barang di luar output, kata dia, arus bongkar muat peti kemas memang mengalami kenaikan. “Ini sudah hampir jadi tren setiap tahun, jadi masing-masing ada kenaikan, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” katanya kepada celebesnews (23/06/2016).

Hingga saat ini, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan terbesar di kawasan timur Indonesia ini tetap stabil dan cenderung mengalami kenaikan sejak memasuki bulan Ramadan. “Sampai saat ini aktivitas bongkar muat masih berjalan normal,” katanya.

Menurutnya, bongkar muat barang di Pelabuhan Makassar membuat alat bongkar muat atau crane terus bekerja dan beroperasi dalam melayani kegiatan bongkar muat. “Kalau produktivitas per Ship To Shore (STS) Crane, kami bisa mencapai angka yang sudah cukup baik peti kemas per jamnya. Tergantung kondisi kapal dan muatannya,” ujarnya.

Kekuatan alat bongkar muat TPKM Pelindo IV Pelabuhan terdiri dari Container Crane (CC) atau Ship to Shore Crane (STS crane) dan Harbour Mobile Crane (HMC). Alat bongkar muat tersebut berada di kawasan terminal peti kemas Makassar.

Ia menambahkan, khusus menjelang lebaran operisional secara khusus di TPM Makassar tetap berjalan normal guna memberi pelayanan kepada pengguna jasa. ” Seperti pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya menjelang lebaran ada edaran dari Menteri Perhubungan. Intinya setelah lebaran plus 1,2 dan hari ke 3 seterusnya semua aktivitas berjalan normal kembali di pelabuhan,” tutupnya. (usman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here