Polisi Periksa 5 Karyawan PDAM Terkait Dugaan Korupsi Rekening PDAM Rp 6 Miliar

0
49

PAREPARE-– Pihak Kepolisian Polresta Parepare kembali memeriksa 5 karyawan PDAM Parepare terkait kasus dugaan money lundryng (pencucuan uang) atau dugaan korupsi rekening air PDAM yang mencapai tunggakan Rp. 6 miliar.

Modus ini dilakukan manajemen karyawan PDAM untuk menutupi tunggakan rekening ke pelanggan Rp. 6 miliar itu yang dibebankan ke  para pelanggan sehingga pelanggan kaget ketika harus membayar rekening airnya tidak sesuai diharapkan.

Bahkan ada pelanggan sudah dicabut meteranya PDAM sejak  tahun 2002, tapi muncul tagihan 2016 membuat pelangan tersebut merasa dirugikan.

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Ario Damar membenarkan jika sudah ada sekitar lima karyawan PDAM dipanggil untuk dimintai keteranganya terkait kasus dugaan korupsi rekening air atau money lundry.

Mereka sudah dipanggil untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi rekening PDAM.

Penyidik belum menyebut siapa nama-nama yang sudah dipanggil untuk dimintai keteranganya.

“Kami sudah memanggil sejumlah karyawan PDAM terkait kasus ini, belum ditemukan adanya unsur perbuatan melanggar hukum, tapi kami tetap melakukan penyelidikan,”terangnya kepada wartawan, Jumat (24/6)

Informasi seputar di PDAM, Mereka diantaranya dipanggil, Adriani dan Rahman Ngara bagian keuangan, Rahman Djafar bagian umum, Sukarno banda kabid distribusi dan sahidin bagian rekening.(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here