Adik Mantan Bupati Bulukumba Jadi DPO Kejari Bulukumba

0
46

BULUKUMBA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba hingga saat ini masih kesulitan membawa tersangka dugaan korupsi pengadaan kendaraan dinas di Kantor Badan Ketahanan pangan dan Penyuluh Lapangan Kabupaten Bulukumba.
Padahal, berkas perkara tersangka, Rusdiyanto Hasan yang juga merupakan adik kandung mantan Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan, sudah final.

Pihak Kejari Kesulitan menghadirkan Rusdiyanto Hasan ke Pengadilan karena yang bersangkutan melarikan diri dan kini menjadi buron serta Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan.

Sebagaimana diketahui, Rusdiyanto Hasan memenangkan tender pengadaan lebih dari 30 motor dinas untuk penyuluh pertanian pada tahun 2012 lalu senilai Rp 700 juta lebih.

Namun setelah menerima dana uang muka sebesar Rp 214 Juta lebih, Rusdiyato Hasan kemudian kabur hingga kini dan pihak Kejari telah menyebarkan foto tersangka serta dapat dicek di situs kejaksaan.

“Rusdiyanto Hasan menggelapkan uang negara sebesar Rp 214 juta, kita sudah melakukan pencarian hingga Gorontalo namun belum juga ketemu, Kejari juga telah memasang foto tersangka di website Kejaksaan Bulukumba dan di papan pengumuman serta kita sebar di semua kantor kejaksaan di Indonesia,” ujar Kasi Intel Kejari, Supriadi yang akan mengakhiri masa tugasnya di Kejari Bulukumba pada tanggal 11 Juli 2016 mendatang.

Supriadi meminta bantuan semua pihak di Bulukumba juga media untuk bekerja sama dengan pihak Kejaksaan dalam hal keberadaan Rusdiyanto Hasan agar Kejari dapat membawa Rusdiyanto Hasan ke pengadilan.

Pada foto yang dipasang pada papan informasi Kejari, terpantau Identitas Pencarian Orang atas nama Rusdiyanto Indra Hasan, seperti dilansir oleh salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here