Pemkab Bulukumba Laksanakan Kajian Publik KLHS

0
10

BULUKUMBA, CNEWS — Kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) adalah kajian yang harus dilakukan pemerintah daerah sebelum memberikan izin pengelolaan lahan maupun hutan. KLHS ini ditujukan untuk memastikan penerapan prinsip pembangunan dalam pembangunan suatu wilayah serta penyusunan kebijakan dan program pemerintah.

KLHS ini harus dilakukan dalam penyusunan dan evaluasi rencana tata ruang wilayah, rencana pembangunan jangka menengah dan panjang, kebijakan dan program yang berpotensi menimbulkan dampak dan atau resiko terhadap lingkungan hidup.

Dalam dua dekade terakhir kerusakan sumber daya alam dan pencemaran lingkungan di indonesia boleh dikatakan telah berlangsung dalam kecepatan yang melampauhi kemampuan untuk mencegah dan mengendalikan degradasi sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Menindaklanjuti  undang undang no. 32 tahun 2009, Olehnya itu pemerintah kabupaten bulukumba melakukan konsultasi publik tentang KLHS di aula Bappeda Kabupaten Bulukumba (30/6) yang kini sudah pada tahapan penyusunan rekomendasi.

Turut hadir sebagai pemandu, direktur analisis dampak lingkungan (amdal) international Mr. Miguel coutinho dari portugal dan tim ahli penyusunan KLHS dari kementerian dalam negeri Dr. Rudy tambunan

Hasil yang baik biasanya dimulai dari perencanaan yang baik, demikian kesimpulan yang disampaikan oleh Tomy, satria wakil bupati bulukumba pada acara konsultasi publik tentang kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) di aula Bappeda kabupaten bulukumba (30/6) yang kini sudah pada tahapan penyusunan rekomendasi.

Pada kesempatan pembicaraannya Tomy berharap kepada semua stake holder yang dalam hal ini seluruh SKPD dapat menjadikan KLHS ini sebagai rujukan penyusunan renstra di SKPD masing masung. “Harapan kedepan, semoga semua stake holder, dalam hal ini seluruh SKPD dapat menjadikan KLHS ini sebagai rujukan dalam menyusun renstra di SKPD nya masing-masing”. Harap TomyFB_IMG_1467353221414

“kemudian diharapkan seluruh SKPD dapat melakukan sinergitas tanpa memasang ego sektoral masing masing, sehingga harapannya nanti dalam menjalankan program pembangunan hasilnya dapat terlihat dengan jelas dan tidak bias”. Harapnya. (gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here