Ketahuan Deh…. Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Dana Aspirasi, Pejabat Dinas PU Bina Marga Jeneponto Jadi Tersangka

0
39

MAKASSAR —- Kejati Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto sebesar Rp23 miliar APBD 2013.

Secara resmi tersangkan tersebut merupakan pejabat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jeneponto, Adnan.

Sebelumnya, Adnan diperiksa secara maraton sebagai saksi oleh penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel.

Selain Adnan yang dijadikan tersangka dalam kasus ini, penyidik juga telah menetapkan 5 orang tersangka lain. Yaitu Ketua Badan Legislasi DPRD Jeneponto Andi Mappatunru, mantan Ketua Komisi Bidang Keuangan DPRD Jeneponto Alamzah Mahadi Kulle, legislator DPRD Jeneponto Burhanuddin, dan dua orang mantan anggota DPRD Jeneponto, Syamsuddin dan Bunsuhari Baso Tika.

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan rencana akan kita panggil ulang untuk diperiksa,” tegas Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin, Jumat (15/7/2016).

Berdasarkan pasal 98 ayat (3) menjelaskan bahwa anggota DPRD dilarang melakukan KKN serta dilarang menerima gratifikasi dalam bentuk apapun, dengan sanksi pemberhentian sebagai anggota DPRD. Sebagaimana juga yang ditegaskan dalam pasal 99 ayat (2) dalam PP nomor 24 tahun 2004 dan PP nomor 16 tahun 2010. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here