Dinas Pertanian Sulsel Wacanakan Cabut Pupuk Bersubsidi

0
27

MAKASSAR — Dinas Pertanian Pertanaman Pangan dan Holtikultura Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mencabut pupuk bersubsidi guna menekan pengeluaran anggaran sekitar Rp. 2 triliun tiap tahun di Sulsel.

“Pencabutan pupuk bersubsidi tersebut masih dalam tahap wacana,” ujar Kepala Seksi Pupuk dan Pestisida, Sarana dan Prasarana, Uvan Nurwahidah, Selasa, 19 Juli 2016.

Uvan juga mengatakan jika memang benar wacana pencabutan pupuk subsidi tersebut akan direalisasikan tentunya pihaknya masih akan memberikan kebijakan untuk dapat Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para petani.

“Kalau langsung kita cabut pasti akan ada keributan nanti,” kata Uvan.

Uvan juga mengaku pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada seluruh petani di Sulsel dengan memberi edukasi untuk mengolah kembali jerami hasil panennya untuk dijadikan kompos yang bisa digunakan kembali.

“Setelah itu, hasil olahan kompos tersebut dibuang kembali ke lahan yang akan ditanami bibit,” jelasnya.

Uvan berharap agar para petani yang ada di sulsel untuk tidak terlalu mengandalkan pupuk bersubsidi, agar petani tidak bergantung pada pemerintah dengan mengandalkan kemampuan para petani dalam membuat pupuk organik, tanaman pangan Sulsel bisa lebih steril dari berbagai bahan kimia yang selama ini terkandung didalam pupuk subsidi tersebut.

“Pupuk bersubsidi kan pake bahan kimia, sedangkan pupuk organik alami. Sebagian petani juga sudah mahir dalam membuat pupuk sendiri,” tukas Uvan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here