DICARI !!!! Kontraktor Pelaksana Balai Ainun Parepare Kabur, Tinggalkan Utang Makan Pekerja

0
30
PAREPARE — Pihak pelaksana pembangunan Gedung Balai Ainun, CV.Madani Mandiri, Hingga saat ini belum membayar uang makan harian para pekerjanya yang mencapai 40-an orang. Uang makan para pekerja ini terkumpul hingga Rp.28 Juta lebih di Warung Makan yang ada di depan Gedung Balai Ainun di Jalan Abd.Jalil Habibie Senggol. Besaran belanja makan para pekerja ini terkumpul selama proses pelaksanaan Pembangunan dilakukan sejak awal hingga selesai.
Pemilik Warung, Mama Ayu, mengaku hanya dijanji terus dari pihak Pelaksana Pembangunan Balai Ainun, “Saya pernah dijanji Pak Johan mau bayar Uang makan para tukang yang belum pernah dibayarnya, janjinya itu jauh sebelum Pembangunan Gedung Balai Ainun selesai, tapi hingga kini belum pernah dibayar juga”Aku Mama Ayu.
Ia mengaku sudah menggadai sejumlah Emasnya hanya untuk belanja keperluan makan para tukang, selama proses Pembangunan dilakukan, dan nilainya mencapai belasan juta, untuk membiayai belanja makan para tukang kerja pembangunan Balai itu.
“Saya harap Pak Johan, mau membayar belanja makan para tukangnya ini, karna Saya sudah menggadai Emas saya untuk memodali keperluan makan para tukangnya, apalagi gedung ini sudah selesai, terlebih lagi para pekerjanya sudah pulang semua” harap Mama Ayu.
Terpisah Andi Johan, dihubungi terkait hal ini,mengaku masih berupaya membayar utang belanja makan para pekerjanya, Ia berjanji akan membayar uang makan tukangnya itu dalam waktu dekat,  Namun hingga kini uang itu belum dikirim juga.
Kepala Badan Pemberdayaan Keluarga Berencana dan Wanita, dr.Andi Besse Dewagong M.Kes. Dihubungi, mengaku, tidak mengetahui hal itu, “Itu merupakan tanggung jawab Kontraktor selaku Pelaksana, dan Ia tidak mencampuri hal itu” terang Terpidana Korupsi Jamkesmas 2010 ini.
           Dijelaskannya, sesuai dengan Laporan Permintaan Pencairan dana Pelaksanaan Pembangunan Balai Ainun, sudah diberikan 90% pencairan dana dari total Anggaran Pembangunan Dua Milliar Seratus Lima Puluh Satu Juta Rupiah lebih. (Rp.2.151.000.000) (effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here