Wow !!!! Pentaskan Alat Musik Keso-keso, Pemuda asal Dusun Arajang, Desa Lembang Loe, Kecamatan Kajang Bulukumba Pernah Tampil di Negeri Jiran

0
5

MAKASSAR —Khasiat dan pemujaan bulu ekor kuda tidak hanya membuat istri merasakan alat vital suaminya jadi besar, dan merasa kewalahan ketika berhubungan intim. Bahkan benda ini diyakini dapat mengusir ular dan serangga.

Namun disisi lain, bulu ekor kuda yang disisir dan diikat menyerupai sisiran rambut. Rupanya mampu menggesek Keso-keso yakni alat musik sejenis rebab yang berasal dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sehingga menghasilkan nada yang nyaring.

“Berdasarkan sumber bunyinya, alat musik Keso-keso termasuk dalam alat musik chordopone yaitu alat musik yang bunyinya berasal dari dawai atau senar yang digesek,” kata Arif Rahman Jumat (5/8/2016) saat ditemui di kampus UNM di Jalan AP Pettarani.

Alumni jurusan Sastra Inggris, Fakuktas Bahasa dan Seni (FBS) UNM ini mengaku pernah menginjakkan kaki ke negeri Jiran Malaysia dalam sebuah kegiatan seni dan budaya oleh karena kemahirannya memainkan alat musik Keso-keso.

“Bulu ekor kuda yang disisir dan diikat ini asli dari Kabupaten Jeneponto. Dan memang saya memanfaatkannya sebagai alat penggesek,” jelas Arif Rahman, pemuda asal Dusun Arajang, Desa Lembang Loe, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba ini.

Menyangkut sejarah dan literasi Keso-keso alat musik tradisional Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan kondisi kekinian.

Arif Rahman mengaku Keso-keso sudah ada sejak zaman kerajaan di Gowa. Bahkan sudah ada jauh sebelum masuknya agama Islam di kampung halaman Sultan Hasanuddin di Kabupaten Gowa.

“Dari sejumlah kajian dan analisis yang sudah saya himpun terkait alat musik Keso-keso. Umumnya dimainkan untuk menceritakan sastra klasik atau cerita rakyat sebagai ekspresi dari nilai-nilai budaya dan norma-norma sosial sebuah komunitas budaya lokal masyarakat di Makassar,” ucap dia.(ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here