Kapolda Marahi Polantas Karena Tilang Jenderal TNI

0
3

Ada Polantas menilang Pangdam Jaya. Rasanya baru sekali terjadi sepanjang sejarah. Kisah unik ini terjadi tahun 1970an, saat itu Panglima Kodam Jaya dijabat oleh Mayjen TNI Poniman. Sementara Kapolda Metro Jaya saat itu adalah Mayjen Pol Widodo Budidarmo.

Di hari libur, Mayjen Poniman jalan-jalan keliling Jakarta menyetir sendiri. Di kawasan Kebayoran Baru, mobilnya dihentikan seorang Polantas.

Rupanya Polantas itu tak mengenali sang jenderal. Mayjen Poniman pun enggan memperkenalkan diri sebagai komandan TNI se-Jakarta Raya. Dia legowo saja ditilang karena memang merasa salah tak membawa surat kendaraan lengkap.

“Akhirnya, saya pun kena tilang di tempat dan membayar di tempat,” kata Poniman.

Poniman merasa perkara itu sudah selesai. Beberapa hari kemudian, tiba-tiba Kapolda Metro Jaya Mayjen Widodo menelponnya.

“Mas kemarin kena tilang ya? Maaf anak buah saya tidak mengenali Mas. Biar nanti saya suruh petugasnya mengembalikan uang tilangnya,” kata Widodo.

“Nggak apa-apa, memang saya yang salah kok,” kata Poniman.

Rupanya Widodo tetap merasa tidak enak. Besoknya, anak buah Widodo, Kepala Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya datang ke Makodam Jaya untuk mengembalikan uang tilang. Karena Mayjen Poniman sedang sibuk, uang itu akhirnya dikembalikan lewat ajudan.

“Belakangan saya baru tahu gara-gara kasus penilangan saya, kepala direktorat lalu lintas dimarahi Pak Widodo,” kenang Poniman.

Kisah unik ini diceritakan Jenderal Purn Poniman dalam Biografi Kapolri Jenderal Widodo Budidarmo yang diterbitkan Mabes Polri.

Poniman dan Widodo memang bersahabat dekat. Kedua komandan beda institusi ini kompak saling bantu mengamankan Jakarta. Jenderal Poniman mengingat keduanya sering sidak bersama ke wilayah rawan di Jakarta.

“Pokoknya selama berdinas di Jakarta, hubungan saya dengan Pak Widodo baik sekali,” kata Poniman.(mrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here