Pengamat : Suka Cari Kesalahan Orang Lain, Bukan Tipe Pemimpin

0
58
PAREPARE-— Meski Proses Pilkada masih jauh, menghadapi tensi Politik di Parepare, Sulawesi selatan, Mulai Star. Itu dengan munculnya figur figur dengan berbagai metode politik menggaet perhatian publik, baik itu yang datang dari kalangan Politikus, Organisasi, Pengusaha, bahkan Akademisi.
Seperti memasang baleho di sudut-sudut jalan, memanfaatkan momen hari besar dengan dalih ucapan selamat. Fenomena ini, dinilai sejumlah kalangan memanfaatkan momen yang justru berkesan mencari kelemahan kebijakan Pemerintah setempat lalu melakukan kegiatan sosial.
Pengamat politik Arqam Azikin berpendapat, metode tersebut sah-sah saja. Menurut dia, itu adalah bahagian dari proses untuk mencapai tujuan politik.  “Cara ini sebagian digunakan  figur ‎figur yang baru ingin memasuki arena, tentu berbagai cara dilakukan. Dia ingin memperkenalkan diri,”kata Arqam, dihubungi via sellulernya.
Arqam Azikin menilai, ‎semua bakal calon yang berniat maju tentu berupaya mencari peristiwa dan situasi yang tepat untuk mencitrakan diri.  “Memanfaatkan dalam bentuk apapun itu tidak dilarang, karena itu bahagian dari proses politik,”ucap Alumni SMA Negeri 1 Parepare ini.
Dalam proses politik kata dia, semua bisa digunakan termasuk memanfaatkan situasi yang terjadi di kota itu. Hanya saja kata Arqam, figur yang menggunakan metode mencari kelemahan pemerintah adalah figur yang tidak memiliki filing berpolitik.
“Itu sama halnya tidak memberikan pembelajar politik yang baik terhadap masyarakat. Lebih parah ketika melakukan gerakan yang justru menyerang figur lain,”katanya.
Baik figur baru maupun yang lama, kata dia, ‎memang perlu membangun images dan mencitrakan diri.”Harus dengan cara elegan. Bisa mengkritik figur lain dengan berdasarkan fakta, tetapi jangan menyerang apalagi melakukan memfitna,”tutup Arqam Azikin. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here