Dari Perayaan Acara Adat Mogombo, Rampi ‘Surga Kecil’ di Wilayah Pegunungan Luwu Utara

1
1

LUWU UTARA, CNEWS — Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan boleh saja berbangga. Ini karena daerah tersebut memiliki ‘surga kecil’ potensi wisata yang tersembunyi di wilayah pegunungan.

Sebagai bagian dari gugusan pegunungan di Indonesia, Rampi boleh jadi salah satu destinasi wisata yang tak terelakkan lagi di Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Kendati berada pada wilayah pegunungan, tak membuat Rampi menjadi tenggelam dengan gempuran kampanye pariwisata pulau indah lainnya, terbukti kini Rampi mulai ‘seksi’ untuk dijual sebagai daerah tujuan wisata di Sulawesi Selatan.

Kecamatan Rampi memiliki gunung yang memesona. Selain itu, daerah ini dikenal dengan pakaian adatnya yang terbuat dari Kulit Kayu asli. Tak terkecuali kegiatan-kegiatan adat juga selalu mendapat perhatian oleh warga di daerah ini. Salah satunya, seperti yang baru saja dilaksanakan masyarakat Rampi menggelar acara sakral

pengesahan Hukum adat dan penetapan Batas wilayah adat di acara Mogombo Adat Rampi dengan sangat Meriah.

Acara ini sendiri dihadiri oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani bersama rombongan, juga turut hadir Kadis Pendidikan, Kadis Disporabudpar, Kadis Pertanian dan termasuk anggota dewan.

Kehadiran Bupati Luwu Utara menyaksikan pengesahan Hukum Adat Rampi bersama undangan dari unsur Muspida sangat menarik perhatian mereka dengan penampilan kesenian daerah setempat yang terbuat dari musik bambu dan khas tariannya yang menarik.

Kehadiran Bupati Luwu Utara pada kegiatan acara ini adat ini sekaligus turut menyaksikan pengesahan penantanganan bersama oleh seluruh Ketua adat dan masyarakat Rampi, agar Pemerintah Kabupaten Luwu Utara segera melakukan pengakuan masyarakat adat Rampi dan hak ulayatnya yang termuat dalam Perda, ini diutarakan oleh Tekei Tongko Rampi.

Hal ini, kata dia, merupakan aset tersembunyi di kabupaten Luwu Utara karena Keberadaan Rampi bukanlah hal yang dipandang sebelah mata. Dengan adanya berbagai hukum adat yang tergolong sangat kuat, Budaya, Rumah adat,  megalitikum yang banyak terdapat di Kecamatan Rampi dan salah satu hal menarik bahwa dalam buku yang disahkan saat ini termuat sejarah asal usul manusia Rampi, yang  konon terbuat dari tanah liat di gunung Koliwamba, gunung ini merupakan gunung tertinggi di Kecamatan Rampi.

Ketua panitia Albert Lumeno mengharapkan dengan adanya acara ini semoga para wisatawan asing dapat Berkunjung Ke Kecamatan Rampi. (frans)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here