Polisi Awasi PT Batara Maiwa Parepare Diduga Gelapkan CJH Capai Rp 2 Miliar

0
6
PAREPARE—-Tindak lanjut terkait keberadaan 117 Jemaah Calon Haji (JCH) Asal Indonesia dan (39) diantaranya Warga Sulawesi Selatan, Khususnya Wilayah Ajatappareng, kini Pihak Kepolisian memantau Peran PT.Batara Maiwa yang beroperasi di Parepare.
Belum lama ini, pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan ke Kantor Imigrasi Parepare, Minggu lalu mendampingi Tim Bareskrim Polri. “Kita masih Intens memantau Keberadaan dan Aktifitas Pihak PT.Batara Maiwa yang diduga memiliki peran dalam proses pemberangkatan Sejumlah JCH Asal Sulsel yang ikut di rombongan 117 CJH asal Indonesia yang tertahan di Filipina” Ungkap AKBP.Pria Budi Belum lama ini.
Terpisah Bagian Kehumasan Kejari Parepare Yusuf Syahrir. Kepada Media kemarin, mengaku jika Pengelola PT.Batara Maiwa (Hj.Hasnawaty) Kurang lebih 2 bulan lalu, menjalani proses hukum, terkait pelanggaran UU Haji yang memberangkatkan Warga Asal ┬áSulsel (Khususnya Wilayah Ajatappareng) “Ia sudah menjalani Hukuman 1 Bulan 15 Hari dari Kasus Pelanggaran UU Haji No.13 Tahun 2008, Atas Laporan Penggelapan dana Haji mencapai Rp.2 Miliar lebih dari sejumlah Warga yang akan melaksanakan Ibadah Haji via Agen PT.Batara Maiwa yang akan memberangkatkan Jemaahnya lewat Filipina, Putusan Itu lebih lebih ringan dari tuntutan Jaksa 2 Bulan 15 Hari, dan putusan itu sudah dijalani Pihak PT.Batara Maiwa (Hj.Hasnawaty)” Ungkap Yusuf Syahrir.
Sebelumnya atas Laporan Masyarakat Pihak Kepolisian Polres Parepare Melakukan penggerebekan di rumah Hj.Hasnawaty (Manajemen PT.Batata Maiwa) di Jalan Sulawesi Parepare, Jauh sebelum munculnya 117 JCH WNI yang tertahan di Filipina.(effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here