Succses Story PKBM Pohintuwu Kecamatan Rampi, Luwu Utara, Siap Lahirkan Entrepreneur Baru

0
61

KETERANGAN GAMBAR:

Foto kegiatan anggota Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Pohintuwu Rampi PKW yang mengedepankan pemberdayaan menjahit.

 

 

LUWU UTARA, CNEWS — Sejak berdiri tahun 2011 lalu, Rachel Beni perintis program pendidikan PKBM Pohintuwu di Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan tidak pernah patah arang dalam mengelola sekolah pendidikan non formal ini. Berbagai tantangan dalam menjalankan sekolah masyarakat tersebut telah mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

Rachel Beni memang kini tidak sendiri lagi, ia dibantu oleh beberapa orang tenaga pendidik yang rela mengabdikan diri demi membantu orang-orang yang butuh pendidikan dan keterampilan.

Di Kabupaten Rampi, tepatnya di Desa onondowa, Rachel bersama rekan-rekan tenaga pengajar memberikan pelatihan dan pendidikan keterampilan kepada masyarakat setempat. Melalui usaha rintisan PKW para warga belajar diberi pendidikan kecakapan wirausaha. Pelan tapi pasti, mereka yang belajar telah mulai mandiri dan mengimplementasikan ilmu yang telah mereka dapatkan.

Atas dedikasi PKBM Pohintuwu melalui usaha rintisan PKW pemerintah kini mulai melirik lembaga pendidikan non formal ini. Itu terbukti, tahun ini dari sekian banyak PKBM yang terdapat di Kabupaten Luwu Utara hanya ada dua PKBM yang mendapatkan Bantuan dari Kementrian. Termasuk PKBM Pohintuwu Rampi.

Mendapatkan bantuan dari pemerintah bagi Rachel bukanlah perkara mudah. Semua butuh proses dan perjalanan panjang sehingga bisa sampai dilirik dan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Prosedur agar bisa mendapatkan bantuan dengan mengajukan proposal pada kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pun dilakukan oleh pengelola PKBM Pohintuwu. Hasilnya, cukup menggembirakan pemerintah memberi jawaban positif dengan menyalurkan bantuan mesih jahit.

Tidak berhenti sampai disitu saja, kebaradaan lembaga pendidikan non formal yang dirintis oleh Rachel tersebut mampu menunjukkan kinerja positif. Melalui uji kompetensi yang dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, anggota PKW PKBM Pohintuwu berhasil keluar sebagai peserta kategori terbaik dalam kompetensi menjahit.

Perhatian pemerintah daerah pun mulai melirik PKBM Pohintuwu semakin positif. Belum lama ini Kadis Pendidikan Luwu Utara Jasrum turut memantau perkembangan lembaga pendidikan non formal tersebut. “Kami berharap dukungan pemerintah terus mengalir dalam mendukung pengembangan PKBM Pohintuwu, sehingga lebih banyak lagi warga masyarakat yang bisa mendapatkan pendidikan keterampilan demi kemandirian dan mamajukan usaha lokal,” papar Rachel. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here