Tersangka Kasus Korupsi Mappatunru Kembali Aktif sebagai Anggota DPRD Jeneponto

0
52

KETERANGAN GAMBAR :

Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto yang juga merupakan Ketua Badan Legislasi DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru saat ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Kini anggota dewan ini mulai berkantor sejak, Senin (1/9/2016)

 

 

MAKASSAR — Setelah Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Makassar mengabulkan permohonan pengalihan penahanan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, pada Kamis (1/9/2016), Ketua Badan Legislasi DPRD Jeneponto, Andi Mappatunru.

Seperti dilansir oleh salah satu media online menyebutkan anggota dewan ini kembali berkantor di gedung wakil rakyat pada Senin (5/9/2016). Andi Mappatunru menjalankan tugasnya seperti sebagai anggota DPRD Jeneponto, dengan menghadiri rapat yang dilaksanakan komisi IV DPRD Jeneponto

Sebelum memasuki ruang rapat komisi IV, kepada BJ,Mappatunru mengatakan Ketua majelis hakim mengabulkan permohonan pengalihan penahanan. “Saya juga sedang sakit yang dibuktikan dengan rekomendasi dokter. Mengenai pertimbangan lain saya no coment,”katanya.

Mappatunru juga mengatakan masa pengaliham penahanan kota tidak terbatas” tidak ada batas waktu.tersangka-korupsi_20160905_133455

Terkait dengan  tidak di PAW-nya, dia menjelaskan, ada 3 hal dalam proses PAW, yakni apabila dijatuhi hukuman penjara minimal 5 tahun, mengundurkan diri, meninggal dunia. Hal itu yang bisa menghetikan adalah ketua partainya.

Sebelum hakim mengabulkan permohonan pengalihan penahanannya dikabulkan, Mappatunru menjalani masa tahana kurang lebih 3 bulan di lapas Gunung sari Makassar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here