PJI Kecam Kabag Humas, Minta BPK Turun Audit Anggaran Kehumasan !

0
3

MAKASSAR, CNEWS — Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Pengurus Daerah Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya turut angkat bicara dan memberi reaksi keras terhadap Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Sinjai. Sekretaris PJI Sulawesi Selatan Hendra Pati mengecam sikap Kabag humas Pemkab Sinjai yang dinilai kurang transparan dalam pengelolaan anggaran kehumasan, secara khusus terkait publikasi di media.

Selama ini, Kabag Humas Pemkab Sinjai dalam mengelola anggaran kehumasan dinilai tidak begitu terbuka kepada media. Dampaknya, kegiatan-kegiatan pada jajaran pemerintah daerah setempat kurang terpublikasi. Sementara disisi lain, anggaran kehumasan yang dikelola oleh bagian kehumasan Pemkab Sinjai terbilang cukup besar, terutama tahun ini.

“Kami meminta Badan Pemeriksa Keuangan untuk segera melakukan audit terhadap anggaran kehumasan pada bagian Humas dan Protokol Pemkab Sinjai. Kami menilai ada indikasi pengelolaan dan pemanfaatan anggaran di bagian humas tidak jelas dan transparan,” tegas Hendra Pati kepada celebesnews.

Sorotan terhadap kepala bagian humas Pemkab Sinjai tersebut semakin mendapat kecaman dan reaksi keras dari PJI, menyusul sikap kabag humas yang dinilai memang kurang begitu dekat dengan media. “Sepertinya kabag humas memang kurang begitu melihat seberapa besar peran dan fungsi publikasi dilingkup pemerintah daerah Kabupaten Sinjai, sehingga tidak merangkul semua teman-teman jurnalis yang berada di Sinjai,” ungkapnya.

Oleh karena itu, sekali lagi, Hendra meminta Badan Pemeriksa Keuangan segera turun mengurut anggaran pada bagian humas, sehingga kalau memang terdapat temuan atau terjadi penyimpangan bisa dilakukan proses hukum. “Sekali lagi kami tegaskan, apa-apain ini humas mengelola anggaran sampai ratusan juta bahkan hampir mencapai satu miliar, tapi kegiatan publikasi di media sangat minim, anggarannya dikemanakan,” pungkasnya.

Ditambahkan Hendra, sikap humas yang tidak berpihak kepada media harus segera dievaluasi. Media adalah mitra pemerintah, maka harus terbangun sinergitas positif agar kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah bisa diliat oleh masyarakat. “Kalau seperti ini publikasi sangat sangat minim, apanya yang masyarakat mau nilai dan lihat bahwa bupati yang ada saat ini memang berhasil dalam mendorong kemajuan pembangunan. Sebaliknya, bupati jangan tutup mata melihat aparatnya yang memang tidak mendukung program dan kemajuan Sinjai,” tutupnya. (rhmt))

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here