Dari Dialog Intens, Kemenhub Kembali Turunkan Dwelling Time Jadi 2,5 Hari

0
4

Kementerian Perhubungan kembali menurunkan target dwelling time atau waktu tunggu bongkar muat barang di empat pelabuhan di Indonesia menjadi hanya 2,5 hari dari sebelumnya ditetapkan di atas 3 hari.

Dikutip dari liputan6.com, hal itu merupakan hasil kesepakatan bersama antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Direktor Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan TNI Angkatan Laut.

“Kementerian Perhubungan sendiri telah bertekad akan menurunkan dwelling time dari sebelumnya di atas 3 hari menjadi hanya 2,5 hari,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantor Kementerian Perhubungan, Rabu (21/9/2016).

Menurutnya, untuk tahap awal, kebijakan ini akan diterapkan di empat pelabuhan antara lain Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Pelabuhan Belawan di Medan dan Pelabuhan Makassar.

Dia mengatakan, semua pihak telah kompak untuk mengambil keputusan, yang utama adalah dwelling time yang di Jakarta dari 3,5 hari ditetapkan adalah kurang dari 3 hari atau 2,5 hari.

Budi mengungkapkan, waktu 2,5 hari tersebut terdiri dari satu hari untuk pre-customs clearance barang, 0,5 hari untuk customs clearance dan satu hari untuk post clearance. Dari ketiga tahap tersebut, yang paling sulit untuk dipastikan waktunya yaitu pada post clearence.

Dia juga mengatakan, pihaknya bersama pihak-pihak yang terkait tersebut telah berdialog cukup intens dan banyak yang dibahas. “Kalau berurutan, kalau bicara post clearance, tidak mudah berikan jaminan 1 hari untuk post clearence. Kita berharap, proses deregulasi di masing-masing departemen, baik melakukan penurunan level jabatan yang tinggi, petugas 1×24 jam, memberikan perwakilan di luar kota, di luar Jakarta,” jelasnya.

Dia menyebutkan, dwelling time di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo II saat ini sudah lebih baik dari yang lain. Karena itu akan dijadikan contoh untuk mengevaluasi dwelling time di pelabuhan lainnya.

“Pelindo II sudah lebih baik dari yang lain. Kita sepakat untuk buka 24 jam dan perbaiki kualitas  SDM yang baik. Kalau tidak berjalan dengan bagus, maka harus dievaluasi,” tukasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here