Kejati Geram Pembangunan RKB SMPN 12 Makassar Terbengkali, Deddy Suwardy : Kami akan Sikat Semua yang Terlibat !!!

0
50

MAKASSAR — Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar isyaratkan akan mengusut proyek pembangunan rehab Ruang Kelas Baru (RKB) dan ruang kantor SMPN 12 Makassar. Proyek yang dikerjakan sejak tahun 2012 lalu, dianggap tidak rampung sehingga pihak Kejari Makassar, mengendus adanya indikasi penyimpangan dalam proyek tersebut.

Pembangunan RKB dan ruang kantor SMPN 12 Makassar, rencananya akan dibangun dua lantai. Namun sejak proyek tersebut dikerjakan tahun 2012 lalu, kini menjadi terbengkalai, lantaran pemerintah tidak lagi menggelontorkan anggaran untuk melanjutkan proyek tersebut.

Sehingga ruang kelas, ruang kepala sekolah dan ruang guru di sekolah itu, terpaksa harus dialihkan ke kantin dan kelas lain. Ironisnya lagi pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut, tidak diketahui lagi keberadaannya dan terkesan lepas tangan dengan kondisi sekolah tersebut.

Kepala Kejari Makassar, Deddy Suwardy Surachman yang ditemui di ruang kerjanya, mengaku geram melihat kondisi proyek RKB yang kini, tidak bisa difungsikan untuk fasilitas belajar mengajar siswa.

“Saya tidak akan mentolelir kasus seperti ini, apalagi ini masalah pendidikan. Kita pastikan akan mengusut kasus ini,” tegas Deddy, Selasa (20/9/2016).

Deddy juga menegaskan, secepatnya akan kita lakukan pengusutan terhadap proyek tersebut. Sebab menurut dia sangat ironis sekali bila sejak tahun 2012 sampai 2016 ini, proyek itu tidak rampung.

“Tidak mungkin ada anggarannya, terus proyeknya tidak selesai, pastikan ada yang bermain dalam proyek ini, makanya tidak rampung,” ketusnya.

Deddy mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan investigasi, guna malakukan Puldata dan Pulbaket. “Saya sudah peritahkan, anak buah saya untuk mengusut tuntas kasus ini,” kata Deddy.

Bila melihat kondisi sekolahnya, kata dia, proyek tersebut memang berpotensi menimbulkan kerugian negara, hanya saja dia belum bisa terlalu jauh membeberkan soal kasus tersebut. “Nanti biar tim yang mencari bukti-bukti dilapangan, dalam waktu dekat ini secepatnya kita akan memanggil pihak-pihak, yang memiliki keterkaitan dalam proyek ini,” tandasnya.

Deddy menegaskan jika pihaknya akan menindaktegas dan akan mentersangkakan, siapa saja yang terlibat serta ada peranannya dalam proyek itu.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here