Warga Kesal Nomor Antrian Perekaman e-KTP Tidak Teratur di Luwu Utara

0
6

LUWU UTARA, CNEWS — Layanan pembuatan e-KTP berdasarkan nomor antrian kadang membuat warga kesal. Seperti halnya di Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (30/9/2016) sekitar pukul 14.15 wita nomor antrian milik salah salah satu warga tak kunjung mendapat panggilan dari petugas untuk melakukan perekaman e-KTP, meski sudah mendaftar beberapa hari sebelumnya. Justru, sebaliknya, warga yang baru saja mengambil nomor antrian tidak berselang begitu lama langsung mendapatkan panggilan melakukan perekaman e-KTP.

“Gimana tak kesal, saya dan istri sejak tanggal 28 September sudah mengambil nomor antrian. Padahal rumah saya jauh dari sini, justru yang baru mengambil nomor antrian kok langsung dilayani, ada apa ini,” kata Sukarno warga asal Desa Lara Dua, Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, alih-alih mendapat penjelasan dari pihak Dinas Kependudukan dan Catatatn Sipil Luwu Utara, justru Sukarno harus mengurut dada. Kepala Seksi Bagian Administrasi dan Kependudukan Yuliana Mamesak mengungkapkan, bahwa ini boleh jadi adalah kelalaian yang bersangkutan karena mungkin pada saat namanya dipanggil perekaman Sukarno tidak berada di ruang tunggu antri sehingga namanya terlewatkan.

Di Kabupaten Luwu Utara, sejumlah kendala dalam proses perekaman e-KTP masih sering terjadi, seperti kekurangan blanko dan jarigan internet masih menjadi kendala dalam perekeman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di kantor kependudukan dan pencatatan sipil. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin dalam pelayanan, tapi jaringan internet kadang menjadi hambatan,” ucap Yuliana.

Ia menjelaskan, semua upaya perbaikan pelayanan terus dilaksanakan Capil. Tapi, jika internet tidak berfungsi otomatis pelayanan terganggu. “Semua data terkoneksi melalui sistem menggunakan jaringan internet,” tuturnya.

Menurutnya, masalah jaringan internet tak membuat semangat Capil Luwu Utara melemah. “Perekaman tetap jalan jika bahkan pelayanan buka sampai hari Sabtu dan ada tim yang telah disiapkan demi tercapainya target agar semua wajib KTP sudah masuk,” terangnya.

Di Luwu Utara sejak tanggal 1 september 2016 sampai saat ini yang telah melakukan perekaman e-KTP telah mencapai 5.915 jiwa, sementara jumlah yang telah mendaftar atau menunggu proses perekaman sebanyak 6.848 jiwa.(frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here