Demo, Mahasiswa Sempat Brutal di Gedung DPRD, Gelar Konfrensi Pers dan Protes Pemukulan ke Polis

0
2
PAREPARE—Sekitar Seratusan Mahasiswa Parepare yang tergabung dalam PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia) dari Sejumlah Kampus Perguruan Tinggi di Parepare, siang kemarin melakukan aksi Demonstrasi ke Kantor DPRD dan Kantor Walikota Parepare.
           Ratusan Mahasiswa ini, menyampaikan Keluhannya terhadap Kebijakan Pemerintah dan DPRD terhadap beberapa program Pembangunan fisik di Parepare yang dinilai berlebihan dari segi penganggaran proyek pembangunan, Seperti Pembangunan 2 unit toilet yang menelan anggaran Rp.1,3 Miliar dan Pembangunan jembatan layang Tonrangeng yang juga mencapai Rp.7 Miliar.
           Mahasiswa yang mengunjungi DPRD, sempat melakukan orasi di halaman Kantor DPRD Kota Parepare jalan Jenderal Sudirman, tak lama Rombongan Mahasiswa Menduduki ruang Paripurna DPRD dan disitu tidak ditemui seorang Anggota DPRD pun, Mahasiswa yang merasa disepelehkan, terus melakukan orasi hingga pada akhirnya Melakukan pengrusakan beberapa alat mikrophone di gedung DPRD.
         Aksi Pendemo ini mendapat respon dari aparat Keamanan dan pihak Satpol PP yang siaga di Gedung DPRD. Aksi tegang sempat terjadi antara aparat keamanan, Sapol PP dan Pendemo. Korlap Demonstrasi sempat diamankan aparat keamanan di salah satu ruangan di DPRD.
         Tak terima aksi protesnya tidak diterima seorang pun anggota DPRD, rombongan Mahasiswa ini meninggalkan Kantor DPRD dan Menuju kantor Walikota.
         Di kantor Walikota meski sempat alok, Rombongan Mahasiswa diterima pihak Sekda Pemkot Parepare Muatafa Andi Mappangara, Wakapolres Pare Kompol Nurman Yusuf dan AKP.Syaharuddin Kapolsek Bacukiki.
          Usai ditemui Perwakikan Pemerintah dan Unsur Keamanan ini, rombongan Mahasiswa dikawal Menuju Kantor Harian Parepos, mereka akan melakukan Jumpa Pers terkait Pemukulan yang dilakukan Oknum sejumlah staff di saat orasi dan merusak beberapa perlengkapan di gedung DPRD.
         Dari Kantor Harian Lokal di Parepare ini, rombongan Pendemo kemudian menuju Polresta Parepare untuk melaporkan tindakan pemukulan yang diaejumlah pendemo di DPRD siang tadi.
        Sementara itu Walikota Parepare yang berada di Kota Parepare saat demo berlangsung, tetap melakukan aktifitas biasanya selaku Kepala Daerah, Ia dan rombongan menyempatkan diri berkunjung ke RSUD Andi Makkasau mengontrol proses Pembangunan Unit Instalasi Farmasi di Kompleks RSUD Andi Makkasau. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here