Beras Raskin tidak layak konsumsi beredar di Bone-Bone Luwu Utara

0
5

LUWU UTARA, CNEWS — Beras untuk bantuan rakyat miskin (Raskin) yang diduga tidak layak konsumsi, beredar di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

LSM Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia Timur Almarwan kepada celebesnews mengakui adanya keluhan warga terkait beras raskin yang disalurkan itu. “Persoalan ini tidak bisa hanya didiamkan begitu saja,” katanya.

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil temuan memang raskin yang di bagikan kepada warga di Bone-Bone Luwu Utara banyak yang tidak memenuhi standar untuk dikonsumsi.

Menurut Almarwan, penyaluran raskin bagi warga yang kurang mampu merupakan salah satu program pemerintah pusat, sehingga wajib mendapatkan pengawasan.
“Seharusnya persoalan raskin yang dibawah standar untuk dikonsumsi seperti yang terjadi di Bone-Bone tidak harus terjadi,” tegasnya.

Sebagai salah satu lembaga swadaya masyarakat, LSM Jari sangat prihatin atas sikap bulog yang memberikan beras jatah warga miskin di Bone-Bone dengan beras tak layak konsumsi. Ia mendesak bulog harus segera menarik beras tersebut agar kejadian ini tidak boleh terulang kembali.

“Kami melihat Bulog Sub Drive Bone-Bone selaku kepanjangan tangan dari pemerintah yang membagikan beras raskin tersebut telah lalai. Pasalnya, bulog telah mendistribusikan raskin jelek, berbau serta tak layak konsumsi,” ungkapnya.

Almarwan menduga ada kemungkinan di desa lain juga ditemukan kasus serupa. Namun, distribusi beras tak layak konsumsi ini belom terbongkar. “Kami mendesak bulog, selaku pengelola beras raskin untuk segera menarik seluruh beras yang tak layak konsumsi tersebut di Luwu Utara. Bulog juga harus segera mengganti dengan beras yang baik dan layak dikonsumsi,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu ibu rumah tangga di Dusun Simbolon Desa Sumilin, Kecamatan Masamba Ibu Masrah menyebutkan bahwa beras ini dibikin pakan ayam karena tidak Layak Konsumsi.

Saat dilakukan konfirmasi Kepala Gudang Bulog Bone-bone Luwu Utara HAERUDDIN mengungkapkan dirinya tidak tahu tentang penyaluran yang bermasalah tersebut.

Karimuddin Komisi tiga DPRD Luwu Utara mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap Sub Divre Luwu Utara dan Instansi Terkait dalam Penyaluran RASKIN Tidak Layak Konsumsi Di Luwu Utara agar masyarakat tidak dirugikan. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here