Imran : Dari Kampung Kakao, Kita akan Kembalikan Kejayaan Kakao Luwu Utara

0
96

img-20161005-wa0006LUWU UTARA, CNEWS — Seolah terus gelisah dan tidak pernah tidur bagaimana memikirkan perkembangan sektor perkebunan di Kabupaten Luwu Utara, setidaknya itulah gambaran singkat yang ada dibenak Kepala Bidang Perkebunan Dishutbun Ir Imran. Saat media celebesnews mencoba melakukan wawancara khusus di ruang kerjanya, Rabu (5/10/2016), pria berkacamata ini terus menumpahkan gagasan dan ide-idenya bagaimana kembali membangkitkan komoditi unggulan di sektor perkebunan Luwu Utara ini.

Nah, salah satu gagasan di sektor perkebunan, Imran melakukan inovasi dengan menghadirkan kampung kakao di Desa Batualang, Kecamatan Sabbang. Sederhana bagi Imran, bahwa kehadiran kampung kakao ini adalah untuk mengembalikan kejayaan Luwu Utara sebagai sentra produksi kakao. “Kita mesti mengembalikan kejayaan kakao Luwu Utara. Nah, salah satunya dari Desa Batualang, Kecamatan Sabbang in, program tersebut kembali kita coba bangkitkan,” tuturnya.

Bagi Imran, kampung kakao ini sekaligus akan menjadi daya tarik tersendiri. Bukan hanya kakaonya, tetapi ini akan menjadikan kawasan tersebut sebagai agro wisata. “Inilah gagasan-gagasan kecil kami dalam membangun Luwu Utara di sektor perkebunan, semoga akan memberi konstribusi positif terhadap masyarakat dan program ini terus dapat dikembangkan di desa-desa lainnya di Luwu Utara,” ujarnya.

Pelan tapi pasti, program kampung kakao ini mulai mendapat apresiasi dari wakil rakyat asal Luwu Utara yang kini berkiprah di parlemen pusat Luthfi Andi Mutti. Tidak tanggung-tanggung Luthfi, begitu wakil rakyat ini disapa akrap, turun ke perkebunan kakao milik warga, untuk melihat sejauh mana program ini sudah berjalan dan keberhasilan program kampung kakao.

Bagi Luthfi, dengan melihat respon masyarakat terhadap program ini yang cukup besar, dirinya optimis kejayaan kakao Luwu Utara akan segera kembali. “Saya begitu optimis dari Luwu Utara kakao kita akan kembali bangkit, dan masyarakat akan kembali bisa menikmati hasil bumi mereka dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, kehadiran Luthfi di Luwu Utara dalam kunjungannya ke kebun kakao, menurutnya semata-mata merupakan panggilan jiwa, “Saya datang di Luwu Utara secara diam-diam tanpa memberitahu pemerintah daerah karena ini adalah keterpanggilan saya untuk membangun Luwu Utara kedepan yang lebih baik,” tutupnya. (frans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here