Sang Inspirator Muda !!! Anak Nurdin Halid Ciptakan Pengusaha Tiap Desa

0
66

Nurhaldin Nurdin, anak dari politisi Partai Golkar Nurdin Halid menyatakan kesiapannya akan tantangan dari Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam menciptakan pengusaha di setiap desa,

“Saya kira itu ide yang sangat bagus dari Pak Bupati dan tantangannya kepada HIPMI untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, seperti menciptakan pengusaha di tiap desa pasti akan kita support,” ujarnya di Makassar, Kamis.

Nurhaldin mengatakan, penciptaan pengusaha baru bukanlah sesuatu yang mudah dan tidak pula sulit dilakukan karena untuk menjadi seorang pengusaha adalah harus memiliki niatan yang kuat dan ulet dalam bekerja.

Organisasi yang menanugi para pengusaha, baik pengusaha dengan skala mikro, kecil, menengah dan besar ada di HIPMI. Ia sendiri selaku pengurus BPD HIPMI Sulsel dan calon ketua itu pun punya pandangan yang sama dengan bupati dalam mengembangkan dunia usaha.

“Di negara-negara maju itu persentase pengusahanya sudah di atas dua persen dan di Indonesia itu belum sampai dua persen dari jumlah penduduk. Makanya, kita pasti akan memberikan pendampingan dan mensupport para pemuda untuk jadi pengusaha,” katanya.

Calon kuat Ketua HIPMI Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) nanti itu mengaku jika program kerja dari para pengurus yang sudah menanamkan pondasi dalam penciptaan pengusaha muda baru itu akan tetap dilanjutkan dengan terus menguatkan peranan mahasiswa.

“Program pengusaha muda dari bangku kuliah sudah dijalankan dan ini pasti kita support. Itu juga yang merupakan salah satu program dalam menciptakan banyak peluang kerja setelah jenjang pendidikan di bangku kuliah sudah selesai,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Gowa, Sulawesi Selatan Adnan Purichta Ichsan YL menantang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk mencetak para pengusaha baru di setiap desa dan kecamatan.

“Di negara-negara maju, kekuatan ekonomi mereka ada pada masyarakatnya dan ditentukan seberapa besar dan banyak pengusaha dalam suatu negara,” ujarnya.

Adnan Purichta Ichsan mengatakan, terciptanya minimal satu pengusaha mikro atau menengah di setiap desa akan mempengaruhi tingkat persentase pengusaha itu terhadap daerahnya.

“Saya menantang HIPMI tidak sekedar menciptakan tiga pengusaha di setiap kecamatan, namun mampu menciptakan minimal satu pengusaha di setiap desa,” katanya.

Tantangan Adnan disampaikan ketika membuka Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Badan Pengurus Cabang Kabupaten Gowa.

Apa yang disampaikan oleh mantan anggota DPRD Sulsel dua periode ini sejalan dengan program yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Gowa yakni satu desa satu program unggulan.

“Kami memiliki program satu desa satu produk unggulan. Kita telah mengidentifikasi potensi unggulan di setiap desa yang akan memunculkan usaha baru. Nah, Pemkab Gowa dan HIPMI bisa bersinergi untuk sama-sama mewujudkan tujuan ini,” tambahnya.

Menurut Adnan, pemerintah, pengusaha dan masyarakat merupakan satu pilar kesatuan yang selayaknya bersinergi dalam membangun perekonomian satu daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah, pengusaha dan masyarakat, dirinya yakin lapangan kerja baru pasti akan terbuka dan angka pengangguran pun pasti menurun.

“Melalui sinergi ini kita berharap adanya lapangan kerja baru yang terbuka dan mengurangi kemiskinan. Menciptakan Kabupaten Gowa yang makin baik dengan masyarakat makin sejahtera,” jelasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here