Nah, Kamu Ketahuan…. Korupsi…. Kejati Sulsel Penjarakan Ketua PKBM Al-Hidayah Sulbar

0
4

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menjebloskan ke sel tahanan Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Hidayah Sulawesi Barat, Safnur yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi Program Pemberantasan Buta Aksara tahun anggaran 2013-2014.

“Kami menerima tahanan titipan dari Kejati Sulsel untuk kasus dugaan korupsi program pemberantasan buta aksara di Sulbar,” ujar Kepala Seksi Registrasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar Hendrik di Makassar, Selasa (11/10/2016)

Tersangka yang diperiksa oleh penyidik pidana khusus Kejati Sulsel selama setengah hari itu mengambil langkah antisipasi dengan langsung menahannya di Lapas Klas I Makassar sebagai tahanan titipan sebelum berkasnya dirampungkan dan dilimpahkan ke pengadilan.

Berdasarkan informasi dari penyidik Pidsus Kejati Sulsel, tersangka Safnur diduga telah menerima dana untuk kegiatan program pemberantasan buta aksara pada Dinas Pendidikan di Sulbar sebesar Rp424 juta.

“Untuk tahanan titipan ini kita langsung masukkan ke sel mapenaling (masa pengenalan lingkungan) kemudian setelah itu akan kita masukkan ke blok kasus Tipikor,” katanya.

Terkait masa waktu di dalam sel Mapenaling, kata Hendrik, tergantung dari kepala keamanan lapas, namun biasanya, tahanan mapenaling hanya dititip selama tujuh hari kemudian digabung dengan tahanan lainnya di blok khusus.

“Biasanya kalau tahanan di tahan dalam sel mappinaling, paling lama tujuh hari. Baru setelah itu dia dipindahkan kedalam sel bersama tahanan lainnya,” terangnya.

Hendrik mengaku, tahanan mapenaling biasanya akan diawasi ekstra karena dikhawatirkan tahanan memiliki musuh atau ada sentimen dengan tahanan lainnya, maka akan terjadi tindak penganiayaan terhadap tahanan baru.

“Karena biasanya kalau ada tahanan baru memang seperti itu. Jadi kalau ada tahanan baru memang harus dimasukkan di dalam sel mappenaling. Sampai dia bisa beradaptasi dengan lingkungannya,” tandasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here