Iseng Main Gitar Ditempat Lain, Ehh…Ada Yang Plintir Mau Perburuk Citra Sekolah dan Daerah

0
3
PAREPARE–Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Satu, Kota Parepare, Drs. Ermin, mengatakan, ada pihak tertentu yang sengaja ingin merusak citra Sekolahnya.
          Hal itu disampaikan Ermin, menyusul kabar, siswa peserta lomba seni asal Parepare, terpaksa ngamen dijalan karena kekurangan ongkos pulang usai berlomba di Makasar.
          Dia menegaskan, informasi itu jauh dari fakta dan kondisi yang terjadi seaungguhnya.
          “Tidak seperti itu kejadiannya. Anak-anak usai bertanding lomba seni di Makasar, iseng-iseng main gitar di sebuah tempat, pembinanya ada ditempat itu. Pembina peserta lomba masih saudara dengan siswa kita, dan dia mantan anak kepala sekolah disini,”kata Ermin, dihubungi via sellulernya. Rabu (19/10/2016).
         Ermin, menjelaskan, pihaknya sudah komunikasi dengan yang bersangkutan, namun ternyata ada miskomunikasi antara pembina dengan ‎ketua rombongan saat berada di Makasar, usai lomba.
          “Sudah kami konfirmasi dengan yang bersangkutan, ada miscominikasi antara mereka sehingga sebagian siswa seni itu lepas dari rombongan. Selama ini kita terbuka kok menerima setiap keluhan siswa jika ada persoalan. Makanya kami heran ada seperti itu,”katanya.
             Dijelaskannya, dana pembinaan dan transportasi bagi siswa yang mengikuti setiap lomba di luar kota, kata dia, cukup besar dari Pemerintah Daerah antata Rp.10 Juta dan hanya digunakan Rp.7 Juta, dan sisanya sudah dikembalikan ke Bendahara Sekolah.
           “Tidak masuk akal jika hanya karena biaya ongkos pulangnya ke Parepare tidak ada. Siswa lomba seni kita itu berprestasi‎,”ucap dia.
           Kepala Dinas pendidikan kota Parepare, Anwar Saad, mengatakan, kepedulian pemerintah selama ini terhadap dunia pendidikan dalam bidang apapun sangat luar biasa.
          Terkait persoalan itu, Anwar justru tidak percaya, karena selama ini siswa berprestasi yang ikut lomba seni itu mendapat Service dan perhatian lebih dari Pemerintah.
          “Malah selama ini kita selalu siapkan bonus bagi siswa kita yang berprestasi. Jadi, tidak mungkin hanya karena kurang dana tidak bisa pulang,”ungkap Anwar Saad. (Effendy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here