Malino Kota Bunga & Pariwisata Siap Disulap Jadi Kota Raya

0
40

526313165795559771_bdb7eea37dKawasan Puncak merupakan salah satu tujuan wisata yang banyak dipilih untuk berlibur. Namun, mendengar kata “puncak”, mungkin yang terbayang dipikiran Anda adalah pulau Jawa, antara Bogor dan Cianjur. Tapi kali ini, salah satu referensi tentang kawasan puncak yang tak kalah indahnya yang berada di pulau Sulawesi.

Kawasan puncak tersebut yakni Malino Highlands. Malino Highlands adalah kawasan wisata alam raya yang terletak di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Atau sekitar 80 kilometer dari kota Makassar.

Wisata Sulawesi, Malino Highlands berada diketinggian sekitar 1500 meter dari permukaan laut,  dan diklaim sebagai kawasan wisata termegah di Sulawesi Selatan dan digadang menjadi Landmark Dunia.

Di atas perbukitan seluas 200 hektar, terhampar perkebunan teh yang hijau dan subur. Hawa dingin yang diselimuti kabut selalu setia menemani pengunjung, sungguh merupakan tempat yang sangat istimewa yang layak Anda kunjungi.

Di tengah perkebunan teh, terdapat sebuah kafe yang juga telah dirancang khusus dengan arsitektur futuristik. Segala fasilitas serba eksklusif dan bergaya Jepang, bahkan pelayan yang akan meladeni anda, juga menggunakan kostum ala Negeri Sakura. Yah, seolah-olah kita sedang berada di Negara Jepang.

Ditempat itu, pengunjung dapat menikmati menu khas berupa minuman teh sehat berkhasiat tinggi dan dijamin tidak akan Anda ditemukan ditempat lain.

Nah untuk menikmati menu khas tersebut tidak ada pilihan lain, kecuali berkunjung ketempat ini, karena produk tersebut langsung diekspor ke Jepang. Ya, memang serba Jepang, bibitnya pun didatangkan langsung dari Negeri Sakura tersebut.

Tak hanya itu, ditempat tersebut, Anda juga dapat melakukan aktifitas seperti bersepeda, cross country running,  bungee jumping, festival layang-layang, menikmati waterfall serta melihat benda-benda luar angkasa dengan teropong yang telah disiapkan.

Nah, bagi yang hobi camping, maka daerah ini sangat cocok untuk anda. karena lokasinya perbukitan, otomatis jalanannya naik turun dan berkelok-kelok. Pas banget deh untuk berpetualang.

Tapi jika gak suka camping, gak perlu khawatir. Ada cara yang lebih seru dapat anda lakukan untuk menjelajah, anda tinggal naik keatas punggung kuda dengan ditemani oleh seorang portir sambil menyusuri perbukitan. Selain bukit, tebing dan lembah dengan latar Gunung Bawakaraeng yang menjulang dengan megahnya semakin memperkaya keindahan alamnya. Iringan awan yang seakan menari-nari diatasnya, juga turut menambah keanggunannya. Setiap orang yang melihat, pasti akan berdecak kagum.

Akses Malino Highlands

Untuk mencapai daerah tersebut, dari arah Kota Makassar menuju Malino, anda hanya membutuhkan perjalanan sekitar 2,5 jam lamanya. Selama diperjalanan, di kanan-kiri jalan anda akan disuguhkan pesona alam yang begitu indah, mulai dari struktur jalan menanjak dan berkelok-kelok, hamparan sawah, aliran sungai, bendungan Bili-bili, dan yang tak kalah indahnya adalah bentangan pegunungan yang hijau.

Tak hanya itu, sebelum sampai di Malino, anda juga akan menemukan lambaian pinus yang dilengkapi dengan irama kicauan berbagai jenis burung. Yakin, perjalanan anda tidak akan terasa sampai ditempat tujuan.

Nah, setelah mendekati kawasan Malino, udara sejuknya pun mulai akan terasa, jadi anda gak perlu menyalakan AC mobil. Karena udara dingin dikawasan tersebut murni dari alam, jadinya lebih bagus buat pernapasan, seakan-akan membersihkan paru-paru anda dari berbagai polusi industri yang pernah anda hirup. Akhir kata, selamat berwisata untuk Anda semua.

Malino merupakan kawasan wisata yang memiliki panorama alam sangat menakjubkan. kawasan Hutan Wisata Malino biasa dikenal dengan sebutan Hutan Pinus, karena terdapat banyak deretan pohon pinus yang tumbuh subur, kokoh, dan rindang. Selain itu, di kawasan ini juga terdapat tumbuhan peninggalan Belanda yang terbilang langka, seperti tumbuhan edelweiss dan pohon turi yang bunganya berwarna orange, serta jenis bunga masamba yang berubah warna setiap bulan.

Disekitar kawasan wisata ini terdapat juga perkebunan markisa yang menghasilkan minuman khas Kota Malino, yaitu jus markisa dan beberapa tempat wisata lainnya, seperti, Air Terjun Takapala yang terletak di Bulutana, air Terjun Lembanna yang berada sekitar 8 km dari Kota Malino, Pemandian Lembah Biru, Perkebunan The di daerah Pattapan, dan Tanaman Holtikultura di daerah Karenpia.

Kini, pemerintah pusat melalui pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah bersiap memoles pesona Malino menjadi Kota Raya. “Sumua sudah mulai dipersiapkan, mulai dari pemetaan hingga persiapan teknis untuk menjadikan Malino sebagi kota raya. Ini menjadi harapan agar termasuk warga Makassar dari atau dari daerah lain yang ingin berlibur atau menikmati akhir pekan bisa menjadikan Malino sebagai daerah tujuan wisata,” kata Kepala Dina Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan Sukri Mattinetta. (cn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here