Kejari Makassar akan Usut Fasum Segitiga Lamadukelleng Sudah Terbanguni Ruko

0
28

MAKASSAR — Kejaksaan Negeri Makassar akan mengusut dugaan kasus pengalihan fungsi lahan fasilitas umum di lapangan segitga Lamadukelleng menjadi rumah toko (ruko).

“Saya baru tahu kalau ada yang seperti itu dan di media saya lihat ramai. Informasi seperti itu kita apresiasi dan segera dibuatkan telaahnya apakah betul ada penyalahgunaan di situ,” ujar Kepala Kejari Makassar Deddy Suwardy Surachman di Makassar, Rabu (16/11/2016)

Dia mengatakan, dalam mengusut suatu perkara harus di dalami terlebih dahulu dan harus ditelaah terlebih dahulu. Sebab menurut dia jangan sampai infomasi tersebut tidak betul.

Namun dia juga tidak menampik bila ada informasi seperti itu, pihaknya akan coba menelusurinya guna mengumpulkan keterangan-keterangan terkait informasi tersebut.

“Nanti biar kita coba telaah dulu, supaya kita bisa tahu kebenaran informasi itu. Kalau unsurnya pidananya terpenuhi pasti dilanjutkan ke tahap penyelidikan,” katanya.

Sementara Kepala seksi Intelejen Kejari Makassar, Alham yang dikonfirmasi terpisah, mengaku siap mengusut informasi tersebut. Bila sudah ada perintah dan petunjuk dari pimpinan.

“Saya belum bisa memastikan dek, karena belum ada petunjuk dan perintah dari pimpinan untuk mengusutnya,” cetus Alham.

Kalau pimpinan kata Alham, memerintahkan untuk melakukan penelusuran, pasti sesegara mungkin pihaknnya akan menurunkan tim untuk maelakukan pengusutan. Dia berdalih semua itu tergantung dari pimpinan saja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar menyebutkan bila lahan tersebut telah bersertifikat (SHM). Lahan tersebut juga sudah bukan lagi aset milik Pemkot Makassar dan sudah lama dialihkan status kepemilikannya.

“Lahan itu sudah lama ada sertifikatnya. Kalau soal peralihannya, kita tidak tahu menahu itu,” kata Syahban meniru ucapan dari petugas BPN Makassar yang identitasnya enggan disebutkan.

Menurut dia, untuk menegetahui riwayat peralihan lahan tersebut, ia disarankan agar bersurat secara resmi bila ingin melihat soal peralihan lahannya. BPN juga siap menunjukkan status peralihan lahan itu, termasuk kapan dialihkan dan siapa yang mengalihkannya. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here