RS Awal Bros dan Dokter Bakal Disomasi oleh Pasien, Suru Pasien Beli Alat Medis Sendiri Senilai Rp 195 Juta

0
169

KETERANGAN GAMBAR : -int-

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Andi Takdir Hasyim memperlihatkan berkas aduan pasien yang akan somasi dokter dan Rumah Sakit Awal Bros Kantor DPRD Sulsel, Rabu 23 November 2016.

 

 

MAKASSAR – Dr Ashari Bahar bakal disomasi karena dianggap telah menyalahgunakan profesi sebagai dokter. Selain Ashari, Rumah Sakit Awal Bros juga bakal terkena somasi dari seorang pasien bernama Jarwadi.

Persoalannya, bermula ketika Jarwadi yang merupakan peserta BPJS mengidap penyakit mata akan dioperasi di Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Makassar. Namun dokter Ashari Bahar yang menangani Jarwadi, meminta pasiennya itu untuk dirujuk ke RS Awal Bros Makassar, dengan alasan RS Wahidin tidak lengkap peralatannya.

“Parahnya, setelah dirujuk di RS Awal Bro ternyata di sana juga tidak memiliki alat, sehingga dokter dan RS meminta pasien untuk membeli sendiri alat yang harganya Rp 195 juta,” kata anggota Komisi E DPRD Sulsel, Andi Takdir Hasyim, di kantor DPRD Sulsel, Rabu 23 November 2016.

Andi Takdir adalah Legislator Hanura DPRD Sulsel yang menerima aduan dari pasien. Menurut Andi Takdir apa yang telah dilakukan oleh dokter dan RS adalah pelanggaran berat, karena berdasarkan undang-undang BPJS, fasilitas kesehatan tidak diperbolehkan meminta iuran biaya kepada peserta selama mendapatkan manfaat pelayanan kesehatan sesuai dengan haknya.

“Seharusnya pihak rumah sakit yang menyiapkan alat, bukan pasien yang dibebankan untuk menyiapkan alat sendiri. Makanya pasien ingin somasi dokter dan RS Awal Bros,” ujarnya.

Selain itu, Komisi E dalam waktu dekat ini berencana akan memanggil, pasien, dokter, pihak manajemen RS Awal Bros dan RS Wahidin, mendengarkan langsung persoalannya. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here