Gara-gara tak Pernah Lagi Diberi Nafkah, IRT Tikam Suami Hingga Tewas di Bulukumba

0
63

BULUKUMBA — Seorang Ibu Rumah Tangga asal Bulukumba, Widya Astuti Binti Mustamin (26) terpaksa harus berurusan dengan Kepolisian Polres Bulukumba.

Pasalnya dia diketahui tengah melakukan penikam terhadap suaminya Muh Ilyas Bin Muzakkir (29) hingga tewas bersimbah darah secara mengenaskan di sebuah Warkop, dekat Kampus STIKES Panrita Husada Bulukumba, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Sabtu (26/11/16).

Korban yang berprofesi sebagai sopir mobil tersebut sempat dilarikan ke RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba, namun nyawanya tak tertolong.

Sementara tersangka yang merupakan warga Jl.Dato Tiro, Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu nekad membunuh suaminya, lantaran tersangka mengaku kesal karena tak dinafkahi suaminya (korban, red).

Sebelum tersangka diamankan, Kepolisian Bhabinkamtibmas, Bripka Baso Sufri lebih dahulu mengantar seorang perempuan yang mengakui bahwa tersangka telah menikam suaminya.

Kapolres Bulukumba, AKBP Kurniawan Affandi S.IK membenarkan dan menjelaskan kronologinya, sebelum menikam suaminya hingga tewas, tersangka (istri korban, red) sudah membawa pisau dari rumahnya, kemudian mendatangi korban di Warkop dekat Kampus STIKES Panrita Husada Bulukumba.

“Setelah bertemu di Warkop, kedua Pasutri tersebut adu mulut dan bertengkar tak terkendali, selanjutnya pelaku mengejar korban menggunakan pisau yang sudah ada ditangannya, Korban kemudian lari ke belakang Warkop, lalu korban mengambil balok dan memukul pada bagian bahu pelaku,” kata Kapolres AKBP Kurniawan Affandi.

Tak terima dipukul Korban, tersangka kemudian membalas melempari Korban dengan menggunakan batu, namun tak mengenai korban.

“Setelah itu pelaku melempari mobil korban yang berada disitu. Pelaku mengaku, karena dengan mobil itulah sehingga korban tidak pernah memberi nafkah,” jelas Kapolres.

Lanjut Kapolres, setelah itu korban mendatangi pelaku dimana pisau pelaku pada saat itu sudah dalam posisi menyerang, lalu setelah korban menarik rambut pelaku, tanpa sengaja pisau yang dipegang pelaku mengenai perut korban hingga bersimbah darah.

“Korban sempat di larikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Adapun motif pelaku membunuh korban, karena pelaku tidak pernah memberi nafkah kepada pelaku. Selain itu, pengakuan pelaku, korban pernah tertangkap tangan oleh pelaku (istrinya, red) sementara telanjang bulat dengan perempuan disalah satu Kafe di Bira,” terang Mantan Kapolres Bantaeng ini.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah dibawa dan diamankan di Mapolres Bulukumba guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.(rhmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here