TEGAS !!! Aliansi Pemuda Maros Tolak Kehadiran Rumah Bernyanyi di Batangase, Kecamatan Mandai

0
45

MAROS – HMI komisariat STIM Yapim Maros yang tergabung dalam Aliansi pemuda Kabupaten Maros telah menggelar konsolidasi terkait adanya rumah bernyanyi yang telah hadir di Maros, tepatnya di Lingkungan Batangase, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTTK) HMI komisariat STIM Yapim Maros, Fajri Haeruddin, mengungkapkan,Konsilidasi ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan aksi yang akan digelar pekan depan untuk menuntut transparansi proses penertiban izin rumah bernyanyi.

“Hadirnya rumah bernyanyi happy-happy di Maros ibaratnya membukakan pintu secara lebar-lebar bagi para insvetor, untuk membuka tempat hiburan yang dapat melanggar Perda Syariah di Kabupaten Maros,”jelas Fajri, Kamis, 8 Desember 2016.

Dia mengkhawatirkan ketika rumah bernyanyi itu dibuka di Maros, maka dapat memudahkan investor asing masuk ke Maros, untuk membuka usaha yang dapat melanggar Perda Syariah yang sudah di tetapkan oleh pemerintah Kabupaten Maros.

“Dengan adanya rumah bernyanyi itu kami merasa kecewa melihatnya dan kami heran dengan pihak pemerintah daerah, mengapa begitu mudah Dia memberikan keputusan izin mendirikan rumah bernyanyi happy-happy yang sudah terbangun dan berjalan beberapa hari yang lalu,”bebernya.

Sementara, Direktur Eksekutif LSM Bumi Mentari, Ilham Lahiya mengatakan, bahwa dia sudah melakukan audience bersama pihak dinas tata ruang, dengan hadirnya rumah bernyanyi Happy-happy di Maros.

“Kemarin kami sudah lakukan audience dengan pihak dinas tata ruang Kabupaten Maros, guna mengecek poin-poin perizinan yang telah di keluarkan untuk rumah bernyanyi,”bebernya.

Ilham merasa kecewa kepada pihak dinas tata ruang pada saat melakukan audience, karena tidak adanya hasil setelah dia mempertanyakan hal tersebut, ternyata tidak ada rekomendasi yang bisa dikeluarkan oleh dinas tata ruang.

“Kami merasa kecewa akan hal ini karena, kenapa rumah bernyanyi itu sudah terbuka beberapa hari yang lalu, sementara belum lengkap secara administrasi. Kenapa izinnya di tebitkan, dan ini sangat merugikan PAD Maros,” ungkap Ilham. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here