Bupati Enrekang Muslimin Bando Gembira Penghasilan Petani Bawang Merah Capai Rp 1,5 Triliun

0
4
ENREKANG– Perputaran uang dikalangan petani bawang merah rupanya melampaui APBD 2017 Kabupaten Enrekang yang tidak lebih dari Rp 1 trilyun. Tidak tangung tanggung jumlah modal petani bawang merah di Bumi Massenrempulu mencapai Rp 1,5 trilyun.
Hal tersebut membuat Bupati Muslimin Bando bergembira dan memuji keuletan petani bawang yan setia menggeluti profesinya. Menurut Muslimin Bando, uang yang beredar beredar di Bumi Massenrempulu, sebagian besar berasal dari petani Bawang ini.
“petani bawang menghasilkan uang lebih besar dari APBD Enrekang. 6000 ha lahan petani bawang, menghasilkan Rp 1,5 trilyun.” Ujar Muslimin Bando saat membuka acara Jambore Kader PKK di Lapangan Bakti Sudu, Kecamatan Alla Sabtu (10/12)
Djajadi Silamma Ketua Asosiasi Petani Bawang Massenrempulu yang ditemui ditempat yang sama, mengungkapkan jumlah anggotanya tidak lebih dari 10 ribu orang petani yang tersebar di beberapa kecamatan, khususnya daerah Duri Kompleks.
“saat ini petani bawang sementara melakukan panen raya.” Kata Djajadi Silamma yang juga Kadis Perhubungan, Komonikasi dan Informasi (Perhubkominfo) ini.
Menurut Djajadi petani Bawang merah menikmati harga yang bagus. Harga bawang merah ditingkat petani mencapai Rp 32.000 setiap kilogramnya. Setiap hektarnya bisa menghasilkan hingga 8 ton bawang merah.
“ada petani saya, yang bernama Enda belum lama ini memanen hingga 100 ton lebih. Musim lagi berpihak kepada petani.” Ungkap Djajadi seraya tersenyum simpul.
Sementara APBD kabupaten Enrekang 2017 Hanya 980 milyar. Jumlah ini jauh menurun dari tahun 2016 yang mencapai 1,2 trilyun. (Azta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here