Kepala SMA 1 Maros Bantah soal Permintaan Dana Dari Komite untuk Kesejahteraan Guru, Anggota Dewan : Kenapa Harus ada Anggaran Kesejahteraan Guru ?

0
75

MAROS – Kepala Sekolah SMA 1 Maros membantah jika dirinya pernah meminta dana dari komite sekolah untuk kesejahteraan guru.  Sebagaimana beredar kabar bahwa dalam hasil rapat pembahasan rapat Komite yang digelar beberapa waktu lalu ada permintaan dana Komite sebesar Rp 774 juta dari 1,7 miliar agar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Dilansir dari salah satu media online menyebutkan Kepala SMAN 1 Maros, Muslimin mengatakan, jumat 9 November 2016. bahwa pihaknya membantah tudingan pungutan tersebut dengan alasan, pemerintah masih menjalankan program pendidikan gratis. Menurutnya SMAN 1 Maros tidak pernah menerima dana kesejahteraan guru yang bersumber dari hasil anggaran Komite, termasuk dari OSIS.

“Tidak benar itu. Saya tidak pernah juga mendapatkan informasi dari guru soal dana kesejahteraan guru. Memang, sebelum adanya Kepres 87 tahun 2016, ada dana dari OSIS,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Maros Hermanto mengaku, sudah mengetahui permasalahan pungutan di SMA 1 Maros. Untuk memastikan kebenarannya, guru, staf sekolah dan Komite akan dipanggil.

Dia mengaku prihatin, jika guru SMA 1 Maros mendapatkan kucuran anggaran kesejahteraan dari Komite. Saat ini, guru mendapatkan tunjangan profesi dari pihak pemerintah.

“Kenapa harus ada anggaran kesejahteraan. Apakah tunjangan profesi guru dengan jumlah yang besar itu tidak cukup. Pihak sekolah tidak dibenarkan memungut biaya untuk guru,” ujarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here