Untuk tidak Menimbulkan Fitnah, DPRD Minta BPOM Lakukan Pengujian Laboraturium Soal Dugaan Ulat dalam Mie Titi di Boulevard Makassar

0
2

foto” — Wakil Ketua komisi A DPRD Makassar Susuman Halim–

 

 

MAKASSAR — DPRD Kota Makassar meminta adanya pembentukan tim terpadu dalam pengawasan usaha kuliner. Dimana kasus dugaan temuan ulat dalam mie titi menjadi keharusan dalam mematau setiap pengusaha kuliner di Kota Makassar. Terkait temuan ulat dalam mie titi, dewan menyarankan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Makassar untuk segera mengambil sampel.

Selanjutnya dilakukan pengujian kembali di laboraturium yang dimiliki standarisasi kepada pihak ororitas pengawasan makanan.

Namun, hal itu masih menjadi pertanyaan sejumlah pihak perihal dugaan temuan ulat dalam mie titi. Bahkan, temuan ulat dalam mie titi itu juga ramai di media sosial facebook.

“Untuk tidak menimbulkan fitnah kepada pubik, BPOM harusnya bertindak dalam kasus ini,” Wakil Ketua komisi A DPRD Makassar Susuman Halim

Mantan aktivis di era tahun 90 an ini menambahkan, Makassar sebagai surga kuliner tentu kejadian ini sangat patut disayangkan. Apalagi mie Titi juga sebagai makanan favorit yang hanya ada di kota yang berjuluk kota dunia ini.

Legislator yang dikenal vokal ini juga mengatakan, lemahnya pengawasan hiegenis di rumah makan siap saji ini bisa menjadi pintu masuk bagi stakeholder khususnya pemkot Makassar agar melakukan evaluasi dan pengawasan konfrehensif kepad semua pelaku usaha kuliner.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pemilik mie titi Bouelavard. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here