Asisten I Pemkot Makassar Diperiksa Kejati, Terkait Sewa Lahan Negera ke Negara di Kelurahan Buloa Tallo

0
2

MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar benar-benar ingin membongkar dugaan adanya tindak pidana korupsi (Tipikor) pada penyewaan lahan negara ke negara di Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo kota Makassar.

Untuk membongkar adanya penyimpangan tersebut, Kejati Sulselbar kembali memeriksa Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Sabri serta dua warga yang mengaku pemilik tanah yakni Andi Jayanti Ramli dan Rusdin.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulselbar Salahuddin mengatakan sejak proses penyelidikan yang ditingkatkan menjadi penyidikan, Kejati Sulselbar terus mengumpulkan bahan ketarangan dan data untuk mengungkap perkara sewa lahan di Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Makassar.

“Pemanggilan Asisten I dilakukan untuk melengkapi data dan keterangan yang sudah diambil saat pemeriksaan sebelumnya. Tapi pemeriksaan sekarang dia sebagai saksi,” ujarnya seperti dikutip dari salah satu media online saat ditemui di kantor Kejati Sulselbar, Selasa 13 Desember 2016.

Salahuddin menambahkan untuk pemeriksaan dua warga Buloa dilakukan karena Kejati Sulselbar dikarenakan dianggap tahu soal lahan Buloa yang disewakan ke negara.

“Yang jelas semua orang yang dianggap tahu akan dipanggil sebagai saksi, termasuk 2 warga yang mengaku sebagai pemilik lahan,” tegasnya.

Dia menegaskan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi tersebut untuk mencari alat bukti dan mencari pelaku utama penyewaan lahan Buloa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here