Terlibat Pembuatan Sertifikat Pelatihan Persalinan Palsu, Pegawai Kontrak RSUD Mamuju Diamankan Polres Gowa

0
644

GOWA – Salmia diamankan polisi di Kabupaten Gowa setelah diduga terlibat bisnis pembuatan sertifikat Asuhan Persalinan Normal (APN) palsu.

egawai berstatus kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju itu diamankan di depan Karaoke Lyricks Gowa, Jalan Sultan Hasanuddin, kemarin.

“Salmia yang mengumpulkan nama-nama yang ingin dibuatkan sertifikat, selanjutnya nama itu diberikan ke temannya bernama Kartini,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondany, Selasa (27/12/2016).

Sertifikat APN diperlukan untuk menjamin kualitas bidan dalam menangani persalinan norma. Utamanya untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi

Dicky membeberkan, perempuan 25 tahun itu membanderol pembuatan satu sertifikat palsu senilai Rp3 juta perorang. Dana itu disetor ke rekannya sejumlah Rp2,5 juta.

“Salmia dapat keuntungan Rp500 ribu perorang. Persalinan tersebut juga sudah dilegalisir yang ditandatangani seorang dokter yang diduga palsu,” tutur Dicky.

Nama dokter yang tercantum adalah dr Mardiah Ahir yang disebut dikeluarkan Pusat Pelatihan Klinik Sekunder Sulsel.

Polisi juga mengamankan 16 lembar sertifikat palsu dan 10 fotocopy sertifikat, serta 16 buah buku acuan asuhan persalinan normal.

“Untuk sekarang, pihak kami lakukan pengembangan. Dan kasus ini terungkap atas laporan salah seorang yang meminta agar identisasnya disembunyikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Ridwan Saenong. Demikian dilansir dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here