Pengembalian Kendaraan Dinas ke Bagian Aset Pemkab Maros, Mobil Dinas Camat Mandai dan Moncongloe Rusak Parah

0
92

MAROS – Pengembalian kendaraan dinas yang dipakai oleh pegawai di Kabupaten Maros ternyata ada kendaraan mobil dikembalikan dalam keadaan rusak.

Kepala Bagian Aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros Frans Johan, menjelaskan bahwa ada dua kendaraan dinas Camat yang mengalami kerusakkan. Di mana kendaraan tersebut milik Camat Mandai dan Moncongloe.

Frans mengatakan, kerusakan parah terjadi pada mobil Camat Mandai. Badan mobil sudah kusam dan banyak coretannya. Spare parit-nya, seperti ban cadangan dan dongkrak juga sudah raib.

“Sementara mobil Camat Moncongloe, mengalami kerusakan pada kaca depannya. Kata camat lamanya, kacanya pecah karena terkena mangga,” paparnya kepada media di ruang kerja Humas, Kamis 5 Januari 2017.

Frans mengakui, kerusakan mobil yang baru dioperasikan sejak dua tahun lalu, disebabkan ulah camat sebelumnya, yang tidak melakukan pemeliharaan kendaraan.

Padahal, setiap kendaraan memiliki biaya perawatan dari Pemkab Maros. Meski dalam kondisi rusak, namun Pemkab belum bisa melakukan pengadaan mobil baru.

“Mobil itu dibagikan ke Camat tahun 2014. Jadi kalau ada kerusakan, itu kesalahan camat sebelumnya. Memang mobil Camat Mandai ini sangat hancur,” katanya.

Camat Mandai, Andi Mappalewa sudah menyampaikan kerusakan tersebut ke Pemkab. Namun, Pemkab hanya mengeluarkan biaya untuk perbaikan.

“Saat camat sebelumnya menggunakan mobil itu, sudah beberapa kali ditabrak. Kemarin saya sudah tegur mantan sopirnya, ke mana ini ban cadangan dan dongkraknya,” ujarnya.

Mahmud Usman ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel dalam kasus pembebasan lahan Bandara Hasanuddin pada tahap ketiga di Dusun Baddo- Baddo, Desa Bajimangngai.

Saat ini, Mahmud menjalani penahanan yang dilakukan Kejaksaan di Lapas Makassar. Untuk sementara, dia nonjob di Pemkab Maros. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here