MISTERI !!! Kupu-kupu Malam Benar Ada, Hidup Seperti Kelelawar dan Burung Hantu

0
24

MAROS – Kupu-kupu, jenis serangga indah yang sering kita jumpai hinggap di bunga pada siang hari ternyata juga bisa kita dijumpai beraktivitas di malam hari. Kupu-kupu malam, nama yang diberikan untuk jenis ini dapat kita temui di Taman Nasional Bantimurung di Maros.

Jangan salah menduga, jenis kupu-kupu malam yang bisa anda jumpai di Bantimurung bukan nama kiasan seperti yang selama ini Anda kenal di Masyarakat. Jenis serangga indah dari ordo heterocera ini memang hanya beraktivitas di malam hari. Mirip hewan nocturnal lainnya seperti kelelawar dan burung hantu.

Rafli, salah seorang petugas penangkaran kupu-kupu Taman Nasional Bantimurung mengatakan, jenis kupu-kupu malam biasanya tidak memiliki warna sayap secerah kupu-kupu siang.

“Umumnya warna sayap kupu-kupu malam berwarna cokelat,” tutur Rafli, Sabtu 7 Januari 2017. Namun jenis ini, tutur Rafli, umumnya memiliki bentangan sayap yang lebar dan ada juga yang warnanya indah.

Jenis kupu-kupu malam biasanya akan terlihat di pagi hari pada dinding rumah. Di beberapa daerah jenis kupu-kupu malam juga dikenal dengan nama rama-rama atau klaper.

Keistimewaan jenis kupu-kupu malam, kata Rafli adalah kemampuannya untuk menyamar. Warna sayapnya, yang umumnya berwarna coklat biasanya sangat mirip dengan warna batang pohon tempat ia hinggap. Cara ini digunakan kupu-kupu malam untuk mempertahankan hidup dari hewan predator pemangsanya.

Seperti umumnya serangga, kupu-kupu mengalami metamorfosa dari telur yang menjadi ulat atau larva yang hidup pada tanaman. Larva ini kemudian akan berubah menjadi kepompong atau pupa.

Dari kepompong akan keluar kupu-kupu dengan sayap yang indah. Proses perubahan ini ternyata tidak mudah. Tubuh kupu-kupu perlu memompa darah di daerah sayap untuk membuat sayap terkembang menjadi bentangan yang indah.

Saat ini, ada sekitar 250 spesies kupu-kupu yang dapat ditemui di penangkaran kupu-kupu Bantimurung. Kupu-kupu terkecil dengan lebar 3 cm hingga kupu-kupu terbesar berjenis Traides Hypalitus Cellularis bisa Anda temukan di sini.

Bahkan, beberapa spesies kupu-kupu yang ada di sini hanya bisa Anda temui di Sulawesi Selatan. Jenis tersebut antara lain Troides Helena, Troides Hypolitus Cramer, Troides Haliphorn Boisduval, Papilo Adamantius, dan Cethosia Myrana.

Dengan luas area penangkaran 7.000 meter bujur sangkar, penangkaran kupu-kupu di Bantimurung masuk sebagai kawasan konservasi kupu-kupu dan taman nasional sejak tahun 2004. Karena banyaknya jenis kupu-kupu yang bisa ditemui di sini, kawasan penangkaran kupu-kupu Bantimurung juga dikenbal dengan Kingdom of Butterfly, atau kerajaan kupu-kupu. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here