Rusia-Pelindo IV Sepakat Bangun Pendingin PPN Untia

0
8

Pemerintah Rusia bersama dengan PT Pelindo IV sebagai perwakilan Indonesia telah menjalin kesepakatan untuk membangun “cold storage” atau ruang pendingin untuk pembekuan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia Makassar, Sulawesi Selatan.

Kadis DKP Sulsel Sulkaf S Latief di Makassar, Rabu mengatakan ruang pendingin di PPN Untia diharapkan semakin mempermudah pelayanan terhadap para nelayan baik yang memiliki tingkat produksi kecil hingga besar.

“Pelindo dan Rusia memang telah sepakat pembangunan cold storage. Bulan ini setelah kami laporkan memang belum apa-apa, namun saya di wa (what shaps) oleh Dirjen yang menyampaikan posisi sekarang, Rusia dan Pelindo sudah memfinalkan kerjasamanya untuk membangun cold storage di sini (PPN Untia),” katanya.

Pemerintah melalui Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebelumnyamemang telah menegaskan jika Indonesia sudah membuka pintu seluas-luasnya bagi investor asing dalam industri pengolahan perikanan di Tanah Air termasuk tentunya PPN Untia.

Adapun Rusia memang menjadi salah satu negara yang begitu serius untuk melakukan investasi. Termasuk kesiapan membangun tempat pengolahan ikan. Bahkan berdasarkan kabar jika Rusia menyiapkan kurang lebih Rp2,6 triliun untuk mewujudkan kerjasama tersebut.

“Keberadaan cold storage tentunya aakan membuat PPN Untia bisa semakin maksimal dalam pelayanan. Kita bersyukur Rusia dan Pelindo sudah memfinalkan kerjasamanya untuk membangun cold storage di sini (PPN Untia),”katanya.

Sementara itu, dirinya juga mengaku jika sudah menerima banyak permintaan izin penggunaan PPN Untia Makassar. Pihanya juga mendapatkanmasukan khuusnya dari para pengusaha pengusaha kecil ataupun kelas menngah ke bawah untuk pengadaan alat atau pelampung ikan.

Pihaknya bersama Dinas Perikanan dan kelautan Makassar akan terus berupaya untuk menyediakan fasilitas atau sarana dan prasarana yang memadai untuk bisa memenuhi kebutuhan para pengusaha ikan.

Selain itu, pihkanyajuga mengakui masih ada beberapa sarana yang masih harus dibangun seperti tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi para nelayan

“Ada dua hal yang memang perlu untuk dihadirkan seperti pabrik es dan tempat pengisian BBM. Namun khusus untuk BBM tentu yang paling penting segera dibangun agar bisa melayani kebutuhan solar para nelayan,”katanya.

Ia berharap persoalan itu bisa segera dicarikan solusi agar Pelabuhan Perikanan Untia Makassar bisa lebih cepat berkembang dan menjadi pilihan bersandar para nelayan atau pedagang.

Sementara untuk pabrik es, kata dia, meski penting disiapkan namun untuk sementara tidak terlalu genting. Sebab tentunya akan ada pihak atau pengusaha yang tentu akan memanfaatkan momentum itu untuk menyiapkan dan melayani kebutuhan es para nelayan.

Menurut dia, pihaknya sejauh ini juga telah rutin melakukan sosialisasi dan memperkenalkan kepada nelayan jika pelabuhan itu sudah bisa digunakan atau bisa menjadi tempat bersandar untuk menjual hasil tangkapannya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here