PATUT DIBACA !!! Pajak Progresif Bakal Dikenakan pada Tanah tak Produktif

0
58

JAKARTA – Banyaknya pihak yang berinvestasi lewat kepemilikan tanah, membuat pemerintah gerah, dan bakal mengeluarkan kebijakan yang mengatur soal investasi tanah.

Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil mengungkapkan, banyaknya pihak yang investasi tanah membuat harga tanah semakin tinggi. Ini menyebabkan tidak banyak masyarakat yang bisa mendapatkan tanah, terutama petani.

“Kami ingin menyusun kebijakan terkait investasi itu (tanah). Kebijakan ini nantinya dapat menjadi solusi masalah tanah,” kata Sofyan saat ditemui wartawan di Kemenko Perekonomian RI, Jakarta, Jumat 20 Januari 2016.

Nantinya, kebijakan itu diharapkan bisa mengatur soal pajak tanah yang tidak dimanfaatkan sebagai lahan produktif. Hal ini menurut Sofyan supaya masyarakat menaruh uang secara lebih produktif.

“Nanti kalau beli tanah dan tidak manfaatkan, kita akan pajaki. Pajaknya progresif, jadi tanah harus dimanfaatkan. Bila tidak, Anda akan dipajaki,” bebernya.

Sofyan menambahkan, kebijakan pertanahan sendiri selama ini sudah lama tidak di-review pemerintah, tepatnya sejak 1960-an, sehingga akibatnya tanah semakin terakumulasi. “Yang terjadi selama ini business as usual, jadi kita menyadari,” tegasnya.

Menurutnya, jika terlalu banyak orang berinvestasi di tanah, akibatnya saving tanah Indonesia menjadi rendah karena orang ramai-ramai saving di tanah.

“Karena tanah gainnya luar biasa tinggi. Jadi kami akan terapkan revisi ke UU Pertanahan,” imbuh Sofyan.

Dijelaskan, hal ini akan berlaku di seluruh Indonesia. Pajak progresif tersebut akan dibebankan kepada masyarakat sesuai kondisi daerah masing-masing. “Seluruh Indonesia, tetapi tidak satu tarif. Kami akan lihat local content,” paparnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here