Permudah Pelayanan, Jayapura Ekspor Langsung Via Makassar

0
37

Mengawali tahun ini, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) melalui anak usahanya, PT Nusantara Terimal Services (NTS) melakukan pelepasan ekspor langsung dari Jayapura ke Shanghai, China, melalui Pelabuhan Makassar menggunakan kapal milik perusahaan pelayaran global yang berbasis di Hongkong, SITC Container Line.

 

Direktur Utama PT NTS, Kusmahadi Setya Jaya mengatakan komoditas yang diangkut dari Pelabuhan Jayapura menggunakan local freeder PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) tersebut berupa Kayu Merbau sebanyak 30 kontainer dengan nilai ekspor kurang lebih Rp30 miliar.

 

“Ini merupakan ekspor langsung perdana dari Jayapura ke Shanghai melalui Pelabuhan Makassar. Selama ini, barang dari Jayapura yang dikirim ke luar negeri harus melalui Surabaya atau Jakarta, sehingga menyerap biaya angkut yang cukup tinggi. Dengan ekspor langsung melalui Pelabuhan Makassar ini, otomatis menghemat biaya sekitar 10%,” jelas Kusmahadi.

 

Tahap awal menurutnya, barang yang diekspor langsung dari Jayapura hanya 90 kontainer per bulan, dengan komoditas andalan Kayu Merbau. Namun kedepan, seiring banyaknya pengusaha yang akan bergabung serta pemetaan potensi komoditas ekspor di wilayah paling timur di Indonesia ini, jumlah tersebut diyakini terus meningkat, baik dari segi jumlah maupun nilai ekspor.

 

Direktur PT NTS, Ashar Kadir menyebutkan saat ini komoditas yang diekspor dari Jayapura memang masih terbatas pada Kayu Merbau. Tetapi berdasarkan informasi yang dia peroleh, sejumlah pengusaha di Papua sudah berencana mengumpulkan komoditas yang juga akan diekspor nanti, seperti ikan dan rumput laut.

 

“Pengusaha di Papua yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) beberapa waktu lalu sudah melakukan pertemuan. Mereka juga berencana mengumpulkan sejumlah komoditas ekspor dari daerah sekitar Papua, seperti Ambon dan Sorong untuk kemudian diekspor. Mereka [pengusaha] juga tengah memetakan potensi ekspor yang ada di Papua, untuk dikirim langsung ke luar negeri melalui Pelabuhan Makassar,” tutur Ashar.

 

Melihat potensi tersebut, pihaknya optimistis di April nanti jumlah komoditas yang diekspor dari Jayapura akan meningkat menjadi 130 kontainer, seiring bergabungnya beberapa eksportir dari wilayah yang dipimpin Lukas Enembe tersebut.

 

“Mudah-mudahan kedepan jumlah komoditas dan nilai ekspor dari Papua akan terus meningkat, sehingga juga meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut,” tambah Kusmahadi.

 

Kegiatan ekspor langsung perdana dari Jayapura melalui Pelabuhan Makassar ini tambahnya, bisa terlaksana karena adanya kerja sama yang sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua, Kadin Papua dan PT Pelindo IV sebagai BUMN pengelola jasa kepelabuhanan. (ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here