PARAH !!! Baru Serah Terima Fisik, Bangunan Makassar Care and Rescue Ujung Tanah Bocor, Rembesan Air Hujan Rusak Flafon, Kontraktor Sulit Dihubungi

0
35

MAKASSAR —- Makassar Care and Rescue (Carester) Ujung Tanah menjadi polemik. Kunci bangunan ditahan seorang warga sebagai jaminan.

“Kunci saya pegang sebagai jaminan,” kata Andi Nurhapsah, Minggu (29/1/2017).Bunda Ita, sapaan Nurhapsah, menahan kunci lantaran kontraktor pembangunan Carester berutang kepadanya. Rekanan berutang sekitar Rp80 juta. Utang tersebut untuk biaya meterial, makanan buruh hingga token listrik sejak September 2016.

“Listriknya saja saya banyak Rp1 juta dalam empat hari,” katanya.Menurutnya, Bunda Ita berani memberikan pinjaman kepada rekanan karena pencairan anggaran proyek tidak lama lagi. Rekanan meminjam usai pekerjaan pembangunan pondasi.
“Sudah gali pondasi tidak ada uangnya jadi pinjam,” katanya.

Tidak hanya berutang kepada Bunda Ita, rekanan juga berutang kepada Andi Tenri. Andi Tenri merupakan pemasok pendingin ruangan Carester.”Pinjam Rp29 juta ditambah biaya AC sekitar Rp35 juta,” aku Andi Tenri.

Informasi yang dihimpun, rekanan juga masih memiliki utang untuk kaca dan paving blok. Namun, rekanan selalu menghindar jika dikontak. Bunda Ita dan Tenri pun berharap solusi kepada pemerintah.

Parahnya, proyek yang dikerjakan CV Arta Pratama pun rusak. Bangunannya bocor. Air hujan merembes ke plafon dan menyebabkan rusak. Air pun mengenangi lantai 1 bangunan ketika hujan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), M Lutfi yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Makassar baru mengetahui kerusakan bangunan usai serah terima pekerjaan.

“Bangunannya secara administrasi sudah serah terima dari rekanan, cuma ada masa pemeliharaan satu tahun. Sekarang ada kerusakan, bocor secara aturan masih ditangani rekanan. Cuma sekarang dihubungi saja susah apalagi dipanggil,” beber Lutfi.

Lutfi pun mengungkapkan, pihak yang mengerjakan proyek ini meminjam perusahaan. Peminjam perusahaan bernama Husni Mubarag. Husni meminjam CV Arta Pratama. Husni pula yang berutang ke warga.Lanjutnya, BPBD Makassar pun berupaya melakukan pembenahan sebisa mungkin. Demikian dikutip dari salah satu media online. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here